Pendidikan

Yudisium Hybrid S2 Penjas FKIP UPGRIP: Cetak Pendidik Olahraga Profesional dan Siap Hadapi Tantangan Zaman

×

Yudisium Hybrid S2 Penjas FKIP UPGRIP: Cetak Pendidik Olahraga Profesional dan Siap Hadapi Tantangan Zaman

Sebarkan artikel ini
(Suasana Program Studi Magister (S2) Pendidikan Jasmani FKIP UPGRIP)

SumselMedia.Com, Palembang-

Program Studi Magister (S2) Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) menggelar yudisium bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian studi pada semester ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, yakni secara daring melalui platform konferensi video dan luring di Aula H. Usman Madjid, Gedung Perpustakaan Lantai 5 UPGRIP, Sabtu (14/3/2026).

Sebagian peserta mengikuti prosesi secara langsung di aula, sementara lainnya bergabung secara daring dari berbagai daerah. Pelaksanaan secara hybrid ini menunjukkan komitmen UPGRIP dalam menghadirkan layanan akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan mahasiswa.

Acara ini dihadiri oleh Ketua BPH Universitas PGRI Palembang Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H., yang diwakili oleh Wakil BPH UPGRIP Drs. H. Lukman Haris, M.Si. Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., diwakili oleh Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd.

(Suasana Yudisium Program Studi Magister (S2) Pendidikan Jasmani FKIP UPGRIP)

Turut hadir Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., Dekan FKIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., Wakil Dekan I Dr. Nyiayu Fahriza Fuadiah, M.Pd., para dekan, kepala UPT, Direktur Program Pascasarjana, para ketua program studi, dosen, staf FKIP, serta para yudisiawan dan tamu undangan lainnya.

Dekan FKIP UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang magister. Ia berharap para lulusan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama masa studi untuk memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya di bidang pendidikan jasmani.

“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas. Kami juga berharap para lulusan senantiasa menjaga nama baik serta mencintai almamater,” ujarnya.

Ia juga mengajak para lulusan untuk turut mempromosikan Program Studi Magister Pendidikan Jasmani FKIP UPGRIP kepada masyarakat luas. Menurutnya, pengalaman dan keberhasilan para alumni selama menempuh pendidikan dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan studi dan mengembangkan keilmuan di bidang pendidikan jasmani.

(Suasana Yudisium Program Studi Magister (S2) Pendidikan Jasmani FKIP UPGRIP)

Wakil Rektor I UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd. menegaskan bahwa lulusan magister harus mampu menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

“Kita hidup di era yang penuh perubahan. Dunia pendidikan menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika sosial yang sangat cepat. Oleh karena itu, lulusan magister harus memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, inovatif, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa lulusan Magister Pendidikan Jasmani memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang aktif, sehat, dan berkarakter. Pendidikan jasmani tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga membangun disiplin, kerja sama, sportivitas, serta nilai-nilai kehidupan.

“Saya berharap para lulusan dapat menjadi pendidik yang mampu menginspirasi. Jadilah guru, dosen, pelatih, maupun praktisi yang tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menumbuhkan semangat, motivasi, dan kepercayaan diri peserta didik,” katanya.

(Foto bersama Yudisium Program Studi Magister (S2) Pendidikan Jasmani FKIP UPGRIP)

Sementara itu, Wakil BPH UPGRIP Drs. H. Lukman Haris, M.Si. menyampaikan bahwa lulusan Magister Pendidikan Jasmani UPGRIP diharapkan mampu berkontribusi di berbagai bidang.

Menurutnya, lulusan tidak hanya berperan di lingkungan sekolah atau lembaga pendidikan, tetapi juga dapat berkiprah dalam bidang olahraga, kesehatan, penelitian, manajemen olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat melalui aktivitas fisik dan olahraga.

“Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman selama masa studi, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pemimpin, inovator, dan penggerak yang mendorong masyarakat hidup sehat, aktif, dan produktif,” pungkasnya.

Program Studi Magister Pendidikan Jasmani FKIP UPGRIP sendiri terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kurikulum yang adaptif, dosen yang kompeten, serta dukungan fasilitas akademik yang memadai. Hal ini menjadikan UPGRIP sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten mencetak tenaga pendidik dan praktisi olahraga profesional di Sumatera Selatan maupun tingkat nasional.