Pendidikan

UPGRIP Palembang Tebar Kepedulian Iduladha 1446 H, Sembelih 7 Sapi Qurban dan Perkuat Nilai Kebersamaan Kampus

×

UPGRIP Palembang Tebar Kepedulian Iduladha 1446 H, Sembelih 7 Sapi Qurban dan Perkuat Nilai Kebersamaan Kampus

Sebarkan artikel ini
(Suasana Penyembelihan Hewan Qurban di UPGRIP)

SumselMedia.Com, Palembang-

Momentum Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah dimaknai penuh kebersamaan dan kepedulian sosial oleh Universitas PGRI Palembang (UPGRIP). Secara rutin setiap tahun, kampus terbesar dan unggul di Sumatera Selatan ini kembali melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang berlangsung di lingkungan kampus, dengan total tujuh ekor sapi qurban, halaman Gedung Fakultas Kedokteran Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pembina BPH Universitas PGRI Palembang, Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd., MM, Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., serta jajaran, Wakil Ketua BPH Universitas PGRI Palembang Drs. H. Djama’ani Djakfar, M.Pd., yang mewakili Ketua BPH Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H. beserta jajarannya

Turut hadir Ketua Panitia Qurban Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., beserta jajaran dosen, pegawai, dan civitas akademika UPGRIP.

Pembina BPH Universitas PGRI Palembang, Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M mengatakan, kegiatan qurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menanamkan nilai religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial kepada seluruh civitas akademika.

“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan qurban, tetapi juga bagaimana kita membangun keikhlasan, solidaritas, dan semangat berbagi kepada sesama. Alhamdulillah, tradisi qurban di UPGRIP terus berjalan dengan baik setiap tahunnya,” ujarnya.

(Suasana Penyembelihan Hewan Qurban di UPGRIP)

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Universitas PGRI Palembang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan.

Sementara itu, Wakil Ketua BPH Universitas PGRI Palembang, Drs. H. Djama’ani Djakfar, M.Pd., mewakili Ketua BPH Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan qurban tahun ini.

“Kegiatan qurban ini merupakan tradisi yang terus dijaga oleh keluarga besar UPGRIP. Semangat gotong royong dan kebersamaan sangat terasa dalam pelaksanaannya. Mudah-mudahan membawa keberkahan bagi seluruh civitas akademika,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut terus dipertahankan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian sosial di lingkungan kampus.

Rektor UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., menegaskan bahwa UPGRIP sebagai kampus unggul tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga aktif membangun budaya religius dan sosial di tengah masyarakat.

(Suasana Penyembelihan Hewan Qurban di UPGRIP)

“Pelaksanaan qurban ini menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi mahasiswa maupun seluruh civitas akademika. Kami ingin menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial yang menjadi esensi Iduladha,” ungkapnya.

Menurut Rektor, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kampus sekaligus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Panitia Qurban, Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menjelaskan bahwa proses penyembelihan tujuh ekor sapi dilakukan secara gotong royong oleh panitia bersama civitas akademika UPGRIP.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Daging qurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, serta pihak-pihak yang berhak menerima,” jelasnya.

Ia menambahkan, antusiasme civitas akademika dalam kegiatan qurban tahun ini sangat tinggi, sehingga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan Universitas PGRI Palembang.

Melalui kegiatan rutin tahunan tersebut, Universitas PGRI Palembang kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga aktif menanamkan nilai religius, sosial, dan kemanusiaan kepada seluruh civitas akademika maupun masyarakat luas.