Pendidikan

Bukan Sekadar Jadi Guru, FKIP UPGRIP Bentuk Pendidik Kreatif, Inovatif dan Berdampak

×

Bukan Sekadar Jadi Guru, FKIP UPGRIP Bentuk Pendidik Kreatif, Inovatif dan Berdampak

Sebarkan artikel ini
(Pembukaan PKKMB FKIP 2026 oleh Dekan FKIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd)

SumselMedia.Com, Palembang-

Menjadi guru di era digital tidak cukup hanya dengan menguasai materi pelajaran. Seorang pendidik dituntut memiliki karakter kuat, mampu berinovasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memberikan dampak positif bagi peserta didik dan masyarakat.

Semangat inilah yang dibawa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Mengusung tema “Berkarakter, Berinovasi, Berdampak untuk Indonesia”, PKKMB FKIP UPGRIP menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami tantangan dan peluang yang akan dihadapi sebagai calon pendidik masa depan.

(Suasana PKKMB FKIP 2026)

Dibuka langsung secara simbolis pengguntingan pita oleh Dekan FKIP UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., didampingi oleh Wakil Dekan I Dr. Nyiayu Fahriza Fuadiah, M.Pd., dan Wakil Dekan III Dr. Bayu Iswana, M.Or.
Turut hadir dalam acara tersebut para dosen, staf, BEM, HMPS dilingkungan FKIP UPGRIP, Halaman Fakultas Kedokteran, Rabu (2/9/2026)

Ketua Pelaksana PKKMB FKIP UPGRIP Dr. Bayu Iswana, M.Or. mengatakan, PKKMB tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga menjadi tahap awal dalam membangun karakter dan kesiapan mahasiswa memasuki dunia perguruan tinggi.

“Mahasiswa FKIP harus dipersiapkan menjadi calon pendidik yang memiliki karakter, kompetensi dan kreativitas. Mereka tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga bagaimana menjadi sosok yang mampu menginspirasi dan memberikan dampak bagi lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa baru perlu memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki. Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa dapat aktif mengikuti organisasi, kegiatan kemahasiswaan, kompetisi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengalaman.

(Suasana PKKMB FKIP 2026)

Sementara itu, Dekan FKIP UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd. menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan terus berkembang. Karena itu, lulusan FKIP harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan, termasuk perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran generasi masa kini.

“Guru masa depan harus kreatif dan inovatif. Dunia pendidikan tidak bisa berjalan dengan pola-pola lama saja. Mahasiswa harus dibekali kemampuan untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, relevan dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik,” katanya.

Ia menambahkan, FKIP UPGRIP terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang mendukung mahasiswa untuk tumbuh dan berkembang. Penguatan kompetensi mahasiswa dilakukan melalui proses pembelajaran, pengembangan soft skill, kegiatan akademik dan nonakademik hingga pengalaman berorganisasi.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk mendapatkan ijazah, tetapi juga memiliki bekal kompetensi dan pengalaman yang dapat menjadi modal memasuki dunia kerja maupun menciptakan peluang setelah lulus.

(Suasana PKKMB FKIP 2026)

FKIP UPGRIP sendiri menjadi pilihan bagi generasi muda yang ingin membangun masa depan di bidang pendidikan. Dengan dukungan lingkungan akademik, dosen dan berbagai aktivitas pengembangan mahasiswa, calon guru memiliki ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus menemukan potensi terbaiknya.

Melalui PKKMB 2026, FKIP UPGRIP ingin menanamkan pesan bahwa perjalanan menjadi pendidik hebat dimulai sejak mahasiswa memasuki bangku kuliah.

Sebab, guru masa depan bukan hanya mereka yang mampu mengajar, tetapi mereka yang mampu menginspirasi, berinovasi dan menghadirkan perubahan.

Dengan semangat “Berkarakter, Berinovasi, Berdampak untuk Indonesia”, FKIP UPGRIP terus menegaskan komitmennya mencetak generasi pendidik yang siap menghadapi tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.