SumselMedia.Com, Palembang-
Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satunya melalui Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (PVTO) yang menerjunkan mahasiswa langsung ke industri otomotif melalui Program Magang Mandiri Tahun 2026.
Program magang yang berlangsung mulai 25 September hingga 25 Desember 2026 tersebut diikuti tujuh mahasiswa PVTO UPGRIP yang ditempatkan di tiga industri mitra di Kota Palembang.
Sebanyak dua mahasiswa melaksanakan magang di Honda Astra Plaju Palembang, dua mahasiswa di Shop & Drive Lemabang Palembang, sedangkan tiga mahasiswa lainnya ditempatkan di CV Sriwijaya Motor Palembang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UPGRIP, khususnya Program Studi PVTO, untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Melalui pengalaman praktik secara langsung, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari di kampus, tetapi juga mengenal secara nyata lingkungan kerja profesional.

Selama menjalani magang, mahasiswa dibekali pengalaman mengenai aspek teknis otomotif sekaligus berbagai kompetensi pendukung dunia kerja, seperti kedisiplinan, komunikasi, tanggung jawab, pelayanan konsumen, keselamatan kerja, budaya kerja hingga penerapan standar operasional di industri.
Ketua Program Studi PVTO UPGRIP Bz. Septeiyawan abdullah, M.Pd menekankan bahwa pengalaman langsung di industri menjadi bagian penting dalam pendidikan vokasional. Menurutnya, pembelajaran di perguruan tinggi perlu terus diselaraskan dengan perkembangan dan kebutuhan dunia kerja agar mahasiswa memiliki kompetensi yang relevan ketika menyelesaikan pendidikan.
“Melalui kegiatan magang mandiri ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung di dunia industri, sehingga apa yang dipelajari di kampus dapat diterapkan secara nyata. Selain meningkatkan keterampilan, mahasiswa juga diharapkan memahami budaya dan etos kerja yang berlaku di industri,” demikian tujuan kegiatan magang tersebut.
Penempatan di tiga industri mitra juga memberikan pengalaman yang beragam bagi mahasiswa PVTO UPGRIP. Di Honda Astra Plaju Palembang, mahasiswa berkesempatan mengenal aktivitas industri otomotif sekaligus pelayanan kendaraan. Sementara di Shop & Drive Lemabang Palembang, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam lingkungan bisnis dan layanan otomotif.
Adapun CV Sriwijaya Motor Palembang menjadi tempat tiga mahasiswa lainnya memperkuat pengalaman praktik di lingkungan industri otomotif.
Sebelum pelaksanaan magang, dilakukan penyerahan mahasiswa kepada pihak industri sebagai bentuk koordinasi sekaligus penguatan kerja sama antara Program Studi PVTO UPGRIP dengan mitra DUDI.

Program ini menjadi salah satu bentuk penerapan pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman nyata di lapangan.
Dengan durasi magang selama tiga bulan, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan teknis dan nonteknis, memperluas wawasan mengenai dunia kerja, membangun jejaring profesional, serta memahami standar dan budaya kerja industri.
Bagi UPGRIP, keterlibatan mahasiswa dalam praktik industri juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan zaman. Kolaborasi dengan dunia industri menjadi penting untuk memastikan proses pendidikan vokasional tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.
Program Magang Mandiri PVTO UPGRIP Tahun 2026 pun diharapkan semakin memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan industri, sekaligus memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.
Dengan pengalaman belajar langsung di industri, mahasiswa PVTO UPGRIP diharapkan semakin percaya diri menghadapi dunia kerja serta mampu menjadi lulusan vokasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan, pengalaman, disiplin dan karakter kerja yang dibutuhkan industri.













