SumselMedia.Com, Palembang-
Komitmen Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) dalam memperkuat riset dan kolaborasi nasional terus diwujudkan oleh sivitas akademika Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK). Melalui hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi, tim peneliti FPK UPGRIP melaksanakan pengambilan data dan sampel semen ikan famili Notopteridae di sebuah hatchery di Depok, Jawa Barat, Kamis (27/8/2026).
Hibah RIIM Kompetisi tersebut merupakan program pendanaan riset hasil kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Eng. Riya Liuhartana, M.Si. dari Universitas PGRI Palembang.
Kegiatan pengambilan sampel menjadi bagian dari rangkaian penelitian yang melibatkan dosen FPK UPGRIP, dosen Universitas Indonesia (UI), serta periset BRIN. Tim melakukan pengambilan sampel semen sperma ikan Notopteridae dari ikan yang dipelihara di Hatchery Drs. Agus Priyadi di Depok sebagai bagian dari pengumpulan data awal penelitian.
Dr. Eng. Riya Liuhartana, M.Si. mengatakan, kegiatan tersebut menjadi tahapan penting dalam memperoleh data dasar mengenai kualitas dan karakteristik semen ikan belida Jawa atau Notopterus notopterus.
“Pengambilan sampel ini merupakan bagian penting dari rangkaian penelitian kami untuk memperoleh data awal mengenai kualitas dan kuantitas semen ikan Notopteridae. Data tersebut akan menjadi dasar untuk tahapan penelitian berikutnya, terutama dalam proses pengawetan dan pengembangan teknologi kriokonservasi,” ujar Dr. Eng. Riya Liuhartana, M.Si.
Koleksi sampel dilakukan dengan mengamati kualitas dan kuantitas sperma ikan, termasuk menguji persentase motilitas sperma menggunakan Computer Assisted Sperm Analysis (CASA) Androscope. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperoleh data karakteristik sperma yang diperlukan dalam proses pengawetan serta tahapan penelitian selanjutnya.

Proses koleksi sperma diawali dengan optimasi sel sperma melalui pemberian injeksi Ovaprim dengan dosis 0,5 ml. Sampel dan data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis sebagai bagian dari penelitian untuk mendukung pengembangan kajian ilmiah mengenai karakteristik semen awal ikan belida.
Menurut Riya, penelitian tersebut tidak hanya berorientasi pada pengumpulan data, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan teknologi pelestarian sumber daya genetik ikan lokal Indonesia.
“Harapannya, penelitian ini dapat memberikan data ilmiah yang lebih lengkap mengenai reproduksi ikan belida dan pada tahap berikutnya dapat mendukung upaya pelestarian sumber daya genetik ikan lokal yang memiliki nilai penting bagi biodiversitas Indonesia,” jelasnya.
Kegiatan kolaboratif tersebut turut dihadiri Dr. Indah Anggraini Yusanti, M.Si., Sofian, M.Si., Rahma Mulyani, M.Si., Dr. Oriza Savitri Ariantie, S.Pt., M.Si., Dr. Boby Muslimin, Asep Permana, S.Pi., M.Si., Dr. Deni Radona, S.Pi., M.Si., dan Drs. Agus Priyadi.
Keterlibatan para akademisi dan periset dari sejumlah institusi menjadi kesempatan untuk melakukan koordinasi secara langsung, berdiskusi mengenai pelaksanaan penelitian, bertukar pengetahuan, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama di bidang perikanan dan kelautan, khususnya terkait sumber daya genetik, reproduksi, dan teknologi budidaya ikan lokal.
Selain pengambilan sampel, tim juga melakukan kunjungan ke Departemen Biologi Universitas Indonesia (UI), Depok. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang pengembangan kerja sama akademik dan penelitian antara Universitas PGRI Palembang dan Universitas Indonesia.
Dr. Eng. Riya Liuhartana, M.Si. menambahkan, kolaborasi lintas perguruan tinggi dan lembaga riset menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan penelitian yang lebih komprehensif.
“Kolaborasi seperti ini memberikan ruang bagi peneliti untuk saling berbagi keahlian dan fasilitas, sehingga penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih luas. Bagi kami di UPGRIP, jejaring seperti ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas riset dosen dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam penelitian nasional,” katanya.
Melalui keterlibatan dalam hibah RIIM Kompetisi serta kolaborasi bersama BRIN dan Universitas Indonesia, FPK UPGRIP terus memperluas kiprahnya dalam penelitian berbasis sumber daya lokal. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen UPGRIP dalam membangun budaya akademik yang mendorong dosen aktif menghasilkan riset, berkolaborasi dengan lembaga nasional, serta mengembangkan inovasi yang memiliki manfaat bagi ilmu pengetahuan dan pelestarian biodiversitas Indonesia.













