SumselMedia.Com, Palembang-
Rektor baru Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UM AD) Palembang, Dr. Ir. Mukhtaruddin Muchsiri, M.P., menargetkan penguatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kualitas tata kelola, serta pengembangan institusi sebagai langkah menuju perguruan tinggi yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Salah satu prioritas yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualifikasi dosen, terutama tenaga pengajar bergelar doktor (S3) dan dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala.
Hal tersebut mengemuka dalam silaturahmi Rektor UM AD Palembang bersama jajaran civitas akademika dengan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., di Ruang Rapat LLDikti Wilayah II, Senin (12/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Iskhaq menyampaikan ucapan selamat kepada Mukhtaruddin atas penunjukannya sebagai rektor baru UM AD Palembang. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa kemajuan bagi universitas, baik dari sisi pengembangan SDM maupun peningkatan kualitas institusi.
“Harapan saya, UM AD Palembang akan semakin berkembang, baik dari SDM maupun institusinya. Mukhtaruddin memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam tata kelola universitas. Saya berharap pengalaman beliau selama ini bisa membantu UM AD Palembang,” ujarnya.
Menurut Prof. Iskhaq, salah satu fondasi penting dalam membangun perguruan tinggi adalah kesamaan visi di antara seluruh civitas akademika. Visi tersebut perlu disusun dengan orientasi jangka panjang, sehingga seluruh elemen kampus memiliki arah yang jelas dalam mengembangkan institusi.
Ia menilai kesamaan visi akan mendorong lahirnya gerakan bersama untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi. Karena itu, rektor diharapkan mampu menghimpun seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki kampus agar bergerak secara terarah dan berkesinambungan.
“Perlu ada semacam kesamaan visi dari seluruh civitas akademika untuk menjadikan UM AD Palembang ini 10 hingga 20 tahun ke depan seperti apa. Dari persamaan visi tersebut akan lahir gerakan bersama untuk membangun UM AD Palembang,” katanya.
Prof. Iskhaq juga berharap UM AD Palembang terus meningkatkan kualitasnya hingga mampu meraih akreditasi Unggul, menyusul Universitas Muhammadiyah Palembang yang telah memperoleh predikat tersebut.
“Mudah-mudahan UM AD Palembang sudah bisa meraih akreditasi Unggul dan menyusul kakaknya, yakni Universitas Muhammadiyah Palembang yang sudah terakreditasi Unggul,” ungkapnya.
Sementara itu, Mukhtaruddin mengatakan silaturahmi tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru sekaligus memperkuat koordinasi dengan LLDikti Wilayah II sebagai lembaga pembina perguruan tinggi swasta.
Ia berharap dukungan, arahan, dan pendampingan dari LLDikti Wilayah II dapat membantu UM AD Palembang mengatasi berbagai kendala serta menyusun langkah pengembangan institusi secara lebih terarah.
“Kami ingin memastikan bahwa Prof. Iskhaq selaku Kepala LLDikti Wilayah II dapat membina, membimbing, dan mengarahkan kami, sehingga perjalanan UM AD Palembang ini berjalan dengan baik sampai tujuan yang ingin dicapai,” ujarnya.
Mukhtaruddin menjelaskan, berbagai masukan dari Kepala LLDikti Wilayah II akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun dan melaksanakan program kerja ke depan. Ia berencana memaparkan target pengembangan universitas sekaligus membangun kesamaan pandangan dan kekompakan di antara seluruh civitas akademika.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan LLDikti Wilayah II tidak hanya dilakukan dalam pertemuan tersebut, tetapi akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun sinergi jangka panjang.
“Kami akan terus bersilaturahmi, baik dengan berkunjung maupun mengundang beliau ke kampus. Ini merupakan bentuk sinergi jangka panjang yang akan membantu saya dalam memimpin, membawa, dan mengarahkan UM AD Palembang,” jelasnya.
Mukhtaruddin mengakui, tantangan yang dihadapi UM AD Palembang saat ini adalah keterbatasan skala institusi yang turut memengaruhi ketersediaan sumber daya. Karena itu, penguatan SDM menjadi salah satu agenda utama yang akan didorong selama masa kepemimpinannya.
Ia menyebutkan, UM AD Palembang masih membutuhkan lebih banyak dosen bergelar doktor dan memiliki jabatan akademik Lektor Kepala. Selain mendorong dosen melanjutkan pendidikan ke jenjang S3, pihaknya juga akan mendorong penyelesaian proses kenaikan jabatan akademik.
Penguatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus mendukung pengembangan universitas dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan persaingan antarperguruan tinggi.
“Tantangan kita adalah bagaimana membesarkan diri. Kita masih kecil sehingga berbagai sumber daya juga masih terbatas. Karena itu, peningkatan kualitas dosen, baik dari sisi pendidikan maupun kepangkatan akademik, menjadi salah satu prioritas utama,” tegasnya.
Dengan dukungan LLDikti Wilayah II serta keterlibatan seluruh civitas akademika, Mukhtaruddin berharap UM AD Palembang dapat terus berkembang, memperkuat kualitas SDM, dan meningkatkan mutu institusi sebagai bagian dari upaya menuju akreditasi Unggul.













