SumselMedia.Com, Palembang-
Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, pemahaman hukum menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu bersikap bijak, bertanggung jawab, dan terhindar dari pelanggaran hukum. Menjawab tantangan tersebut, dosen Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang (FH UPGRIP) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penguatan Literasi Hukum dan Manajemen Organisasi bagi Peserta Didik di SMAN 1 Lahat”, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk mengedukasi hukum berbasis digital, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan pelajar melalui manajemen organisasi.
Tim PkM FH UPGRIP diketuai Ermini, S.H., M.M., beranggotakan Dr. H. Ramanata Disurya, M.H., Layang Sardana, M.H., Dr. Dadang Apriyanto, M.Pd., M.H., dan Sri Husnulwati, M.H.
Ketua Tim, Ermini, S.H., M.M., Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menegaskan bahwa PkM merupakan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membentuk pelajar yang sadar hukum dan cakap berorganisasi. Kegiatan ini didanai melalui Dana Hibah Internal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas PGRI Palembang Tahun 2026.

“Di era digital, siswa tidak cukup hanya tahu aturan. Mereka harus paham makna di balik aturan, hak-kewajiban, dan konsekuensi hukum dari setiap tindakan. Kami ingin melahirkan generasi berintegritas, bijak bermedia digital, dan memiliki jiwa pemimpin,” tegas Ermini.
Kegiatan ini berangkat dari hasil observasi tim bersama Wakasek Kesiswaan dan Pembina OSIS SMAN 1 Lahat. Ditemukan bahwa sebagian siswa masih memandang tata tertib sebagai kewajiban formal, tanpa memahami kaitan erat antara hak, kewajiban, dan konsekuensi hukum.
Cegah Pelanggaran Hukum Sejak Dini, Dosen FH UPGRIP Bekali Siswa SMAN 1 Lahat Literasi Hukum Digital dan Manajemen Organisasi

Untuk menjawab persoalan tersebut, materi disajikan komprehensif dan aplikatif:
- Ermini, S.H., M.M.: Manajemen Organisasi sebagai Sarana Pembentukan Kepemimpinan dan Penguatan Karakter.
- Dr. H. Ramanata Disurya, M.H.: Peran Literasi Hukum dan Nilai Pancasila dalam Pencegahan Pelanggaran Disiplin.
- Layang Sardana, M.H.: Strategi Penguatan Literasi Hukum dan Organisasi di SMAN 1 Lahat.
- Dr. Dadang Apriyanto, M.Pd., M.H.: Integrasi Literasi Hukum dalam Kegiatan Organisasi Siswa.
- Sri Husnulwati, M.H.: Pemahaman Hak dan Kewajiban Siswa sebagai Warga Negara dan Anggota Komunitas Sekolah.

Kepala SMAN 1 Lahat, Nurul Hayati, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi langkah FH UPGRIP. Menurutnya, edukasi ini sangat relevan dengan tantangan pelajar saat ini.
“Kami berterima kasih. Literasi hukum digital penting agar siswa kami cerdas berteknologi sekaligus paham etika dan batasan hukumnya. Manajemen organisasi juga akan membuat OSIS dan ekstrakurikuler dikelola lebih profesional,” ujar Nurul Hayati.
Antusiasme tinggi terlihat dari peserta. Mereka mengaku mendapat wawasan baru tentang bermedia sosial yang aman dan bertanggung jawab.
“Acaranya seru dan membuka wawasan. Kami jadi paham bahaya hoaks dan jerat UU ITE. Materi organisasinya juga bikin kami lebih percaya diri mengurus OSIS,” ungkap salah satu siswa.
Melalui sinergi ini, FH UPGRIP berharap literasi hukum tidak berhenti sebagai teori, tetapi menjadi budaya dan perilaku sehari-hari pelajar, baik di sekolah maupun di ruang digital.













