SumselMedia.Com, Palembang-
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi melalui transformasi digital. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Workshop Pengisian Aplikasi QUMON 3.0 yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (6-7 November 2026), di Aula H. Ali Latief, Gedung C Lantai 3 Universitas PGRI Palembang.
Mengusung tema “Transformasi Digital Penjaminan Mutu melalui Optimalisasi Aplikasi QUMON 3.0 di Lingkungan FKIP Universitas PGRI Palembang”, kegiatan ini diikuti sebanyak 80 peserta yang terdiri dari pimpinan fakultas, seluruh ketua program studi, Ketua dan anggota Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta dosen yang ditugaskan membantu pengelolaan dan pengisian aplikasi.
Dihadiri oleh Dekan FKIP UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., Wakil Dekan 1 Dr. Nyiayu Fahriza Fuadiah, M.Pd., Wakil Dekan III Dr. Bayu Iswana, M.Or., Ketua GPM FKIP Dr. Bambang Hermansyah, M.Pd., para dosen dilingkungan FKIP UPGRIP.
Dekan FKIP UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan sistem penjaminan mutu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi QUMON 3.0 menjadi langkah strategis untuk membangun sistem pengelolaan mutu yang lebih efektif, terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.
“Transformasi digital dalam penjaminan mutu merupakan kebutuhan penting bagi perguruan tinggi. Melalui optimalisasi QUMON 3.0, kita berharap pengelolaan data, dokumen, serta pelaksanaan evaluasi mutu di lingkungan FKIP dapat berjalan lebih tertib, terintegrasi, dan terukur,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia juga berharap seluruh program studi dapat berpartisipasi aktif dalam mengoptimalkan aplikasi sehingga budaya mutu tidak hanya menjadi tanggung jawab unit penjaminan mutu, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika.
Sementara itu, Ketua Pelaksana yang juga Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FKIP UPGRIP Dr. Bambang Hermansyah, M.Pd. menjelaskan bahwa workshop ini dilaksanakan untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan teknis para pengelola mutu dalam menggunakan aplikasi QUMON 3.0.

“Workshop ini bukan sekadar sosialisasi aplikasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pendampingan bagi seluruh pengelola mutu. Kami ingin memastikan setiap program studi memiliki pemahaman yang sama dalam mengisi instrumen, mengelola dokumen eviden, serta menindaklanjuti hasil Audit Mutu Internal (AMI),” jelasnya.
Menurutnya, pengelolaan data dan dokumen penjaminan mutu yang terintegrasi sangat penting untuk menghindari keterlambatan pelaporan, ketidaksesuaian eviden, serta kesulitan dalam menelusuri tindak lanjut hasil evaluasi dan audit.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Penjamin Mutu (BPM) Universitas PGRI Palembang, yakni Dr. Maharani Octavia, M.Si. dan Jumingin, S.Si., M.Si.
Materi yang diberikan meliputi kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pengenalan struktur menu dan fitur QUMON 3.0, mekanisme login dan pengelolaan akun, tata cara pengisian instrumen monitoring dan evaluasi, input data, hingga pengunggahan dokumen eviden.

Peserta juga mendapatkan pendampingan praktik terkait pengelolaan hasil Audit Mutu Internal, pencatatan temuan, analisis akar permasalahan, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL).
Melalui metode sosialisasi, demonstrasi aplikasi, praktik langsung, diskusi, dan tanya jawab, peserta diberikan kesempatan untuk memahami sekaligus mempraktikkan penggunaan aplikasi sesuai dengan hak akses masing-masing.
Optimalisasi QUMON 3.0 diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal di lingkungan FKIP UPGRIP. Selain mendukung ketertiban administrasi dan dokumentasi, sistem ini juga menjadi instrumen penting dalam menyediakan data dan eviden yang valid, terstruktur, serta mudah ditelusuri untuk kebutuhan evaluasi dan akreditasi program studi.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas PGRI Palembang, khususnya FKIP, dalam membangun tata kelola pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mengedepankan kualitas layanan akademik, serta berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.













