Ekobis

BI dan Pemprov Sumsel Bentuk Task Force Percepatan Investasi untuk Perkuat Daya Saing Daerah

×

BI dan Pemprov Sumsel Bentuk Task Force Percepatan Investasi untuk Perkuat Daya Saing Daerah

Sebarkan artikel ini
(Peluncuran Task Force Percepatan Investasi)

SumselMedia.com, Palembang-

Pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi global menjadi modal kuat dalam menarik minat investor. Untuk memperkuat iklim investasi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menginisiasi pembentukan Task Force Percepatan Investasi.

Inisiatif tersebut ditandai melalui kegiatan “Launching, Talkshow dan Capacity Building Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan” yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (25/5/2026).

Sebagai salah satu provinsi strategis di Pulau Sumatera, Sumatera Selatan dinilai memiliki daya tarik investasi yang besar. Selain didukung sumber daya alam melimpah dan posisi geografis yang strategis, pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan kinerja positif.

Pada Triwulan I 2026, ekonomi Sumsel tercatat tumbuh sebesar 5,34 persen (yoy) dengan kontribusi mencapai 13,60 persen terhadap perekonomian regional Sumatera. Capaian tersebut ditopang sektor unggulan seperti pertambangan, industri pengolahan, pertanian, perdagangan, transportasi, dan jasa.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, mengatakan pembentukan Task Force Percepatan Investasi diharapkan menjadi wadah koordinasi strategis antar pemangku kepentingan dalam mempercepat penyelesaian hambatan investasi.

“Task Force ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan proyek investasi daerah agar semakin bankable, marketable, dan implementable,” ujarnya.

Langkah tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Provinsi Sumsel, Pandji Tjahjanto, mengapresiasi dukungan nyata Bank Indonesia dalam mendorong percepatan investasi di Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan talkshow bersama sejumlah narasumber nasional dan daerah. Koordinator Bank Indonesia Wilayah Sumatera dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Hasudungan P. Siburian, memaparkan inovasi dan keberhasilan Regional Investment Relation Unit (RIRU) Sumatera Utara, termasuk strategi promosi investasi regional melalui Sumatera Investment Day.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Selatan, Lusapta Yudha Kurnia, mensosialisasikan SK Gubernur Nomor 218/KPTS/DPMPTSP/2026 tentang Task Force Percepatan Investasi Provinsi Sumatera Selatan, sekaligus memaparkan kemudahan berinvestasi dan potensi kewilayahan investasi daerah.

Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan penguatan kapasitas terkait penyusunan dokumen studi pendahuluan proyek investasi daerah. Narasumber dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM membahas strategi promosi investasi berbasis potensi unggulan daerah, investor mapping, targeting strategy, market sounding, hingga penguatan hilirisasi investasi strategis.

Sedangkan narasumber dari Bappenas memaparkan materi mengenai sinkronisasi proyek investasi daerah dengan RPJMN dan RPJMD, penguatan skema pembiayaan kreatif melalui KPBU, serta strategi prioritas proyek investasi daerah agar layak masuk dalam Investment Project Ready to Offer (IPRO).

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan dalam mempercepat realisasi investasi daerah, meningkatkan kualitas proyek investasi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat daya saing Sumatera Selatan menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Informasi terkait kegiatan tersebut juga dapat diakses melalui kanal media sosial resmi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan.