Pendidikan

Dari Limbah Jadi Berkah, Tim PKM FPK UPGRIP Serahkan Bantuan Inovasi Budidaya Ikan kepada Pokdakan Bina Sejahtera

×

Dari Limbah Jadi Berkah, Tim PKM FPK UPGRIP Serahkan Bantuan Inovasi Budidaya Ikan kepada Pokdakan Bina Sejahtera

Sebarkan artikel ini
(Tim PKM FPK UPGRIP saat melakukan pengabdian)

SumselMedia.Com, Palembang-

Limbah batang pisang yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai kini diolah menjadi inovasi yang berpotensi meningkatkan kesehatan ikan dan produktivitas budidaya. Inovasi tersebut diperkenalkan Tim Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) melalui penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Bina Sejahtera di Kelurahan Gandus, Kota Palembang.

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan Program PKM yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui kompetisi pendanaan nasional pada platform Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut diketuai Rahma Mulyani, S.Pi., M.Si., dengan anggota Humairani, S.Pi., M.Si., dan Yedi Wihardi, S.Pi., M.Si. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ketua Pokdakan Bina Sejahtera, RD. Cekmat Dewi, disaksikan anggota kelompok serta tim pelaksana PKM.

(Tim PKM FPK UPGRIP saat melakukan pengabdian)

Bantuan yang diberikan berupa berbagai sarana pendukung budidaya ikan patin dan peralatan pengolahan limbah batang pisang. Peralatan tersebut akan dimanfaatkan dalam penerapan teknologi yang mengangkat limbah batang pisang sebagai alternatif pendukung manajemen kesehatan ikan, sekaligus mendorong budidaya perikanan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Ketua Tim PKM, Rahma Mulyani, S.Pi., M.Si., mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal.

“Program ini tidak hanya memberikan bantuan sarana, tetapi juga menjadi awal dari proses pendampingan kepada masyarakat. Kami berharap teknologi pemanfaatan limbah batang pisang dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan keterampilan pembudidaya, mendukung kesehatan ikan, serta memberikan nilai tambah terhadap limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

(Tim PKM FPK UPGRIP saat melakukan pengabdian)

Sementara itu, Ketua Pokdakan Bina Sejahtera, RD. Cekmat Dewi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kelompoknya sebagai mitra pelaksanaan Program PKM.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim PKM Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Palembang atas bantuan dan pendampingan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kelompok kami karena tidak hanya mendukung kegiatan budidaya ikan, tetapi juga memberikan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan limbah batang pisang. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kelompok dan masyarakat sekitar,” katanya.

Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara tim PKM dan anggota Pokdakan mengenai teknis kegiatan program, mekanisme penggunaan peralatan, serta pembagian peran selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian program dapat berjalan sesuai target.

(Tim PKM FPK UPGRIP saat melakukan pengabdian)

Tahap berikutnya, seluruh peralatan akan dipasang di lokasi Pokdakan Bina Sejahtera dengan pendampingan langsung dari tim PKM bersama mahasiswa yang terlibat dalam program. Proses ini menjadi persiapan sebelum implementasi teknologi pemanfaatan limbah batang pisang diterapkan secara penuh di lapangan.

Melalui Program Kemitraan Masyarakat ini, Tim PKM FPK UPGRIP berharap inovasi pemanfaatan limbah batang pisang tidak hanya menjadi solusi pengelolaan limbah pertanian, tetapi juga mampu meningkatkan kesehatan ikan, produktivitas budidaya, serta kesejahteraan para pembudidaya ikan di Kota Palembang.