Pendidikan

Dosen Universitas PGRI Palembang Gelar PKM Penguatan Budaya K3L di SMA YWKA Palembang

×

Dosen Universitas PGRI Palembang Gelar PKM Penguatan Budaya K3L di SMA YWKA Palembang

Sebarkan artikel ini
(Foto bersama kegiatan)

SumselMedia.Com, Palembang-

Komitmen Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) dalam meningkatkan mutu pendidikan kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menggelar pelatihan penguatan budaya Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di SMA YWKA Palembang, Rabu (22/7/2026).

Mengusung tema “Penguatan Budaya Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) melalui Pelatihan Keselamatan Laboratorium IPA, Simulasi Tanggap Darurat Bencana, dan Penyuluhan Lingkungan Berkelanjutan untuk Mewujudkan Sekolah Siaga dan Berwawasan Lingkungan”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UPGRIP dalam menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan.

PKM diketuai oleh Elsi Adelia Fitri, M.Pd., bersama tim dosen Program Studi Pendidikan IPA dan Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan budaya K3L, memperkuat keselamatan laboratorium IPA, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan yang berkelanjutan.

(Suasana Kegiatan)

Ketua Program Studi Pendidikan IPA Universitas PGRI Palembang, Dr. Lukman Hakim, M.Pd., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa budaya K3L harus ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari upaya menciptakan proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan berkualitas.

“Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun sekolah yang memiliki kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi risiko, baik di laboratorium maupun di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA YWKA Palembang, Asep Dedin Machmudin, S.T., mengapresiasi kehadiran tim PKM Universitas PGRI Palembang. Ia berharap ilmu yang diperoleh para guru dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas sehari-hari di sekolah.

(Suasana Kegiatan)

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi dari tiga narasumber. Sugiarti, M.Pd. memaparkan pentingnya penerapan budaya K3L sebagai bagian dari budaya kerja di sekolah, khususnya dalam kegiatan pembelajaran dan praktikum IPA.

Selanjutnya, Dr. Sulistiawati, M.Si. menyampaikan materi mengenai lingkungan berkelanjutan yang menitikberatkan pada pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik, efisiensi sumber daya, serta pembiasaan perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

Adapun Elsi Adelia Fitri, M.Pd. membahas urgensi mitigasi bencana di lingkungan sekolah, mulai dari pengenalan risiko, penyusunan jalur evakuasi, simulasi tanggap darurat, hingga penguatan budaya siaga bencana yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Kegiatan ini menggunakan pendekatan I-CRAE (Introduction, Connection, Reflection, Application, dan Extension) sehingga peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga melakukan refleksi, diskusi, simulasi, hingga praktik langsung sesuai kondisi nyata di sekolah.

(Suasana Kegiatan)

Antusiasme para guru terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman terkait keselamatan laboratorium, pengelolaan lingkungan, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Hasil evaluasi melalui angket menunjukkan mayoritas peserta memberikan respons sangat positif. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman mengenai budaya K3L, mitigasi bencana, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dapat diterapkan di sekolah.

Melalui kegiatan ini, Universitas PGRI Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Sumatera Selatan, Universitas PGRI Palembang terus menunjukkan eksistensinya melalui berbagai inovasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan didukung dosen yang kompeten, fasilitas pembelajaran yang terus berkembang, serta prestasi di tingkat nasional maupun internasional, UPGRIP terus berkontribusi mencetak lulusan berkualitas sekaligus menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang berdampak nyata.