Pendidikan

Fakultas Teknik UPGRIP Gelar Kuliah Umum Menuju SDM Berkualitas di Era Society 5.0

 

SumselMedia.Com, Palembang-

Dalam rangka menciptakan lulusan berkualitas menuju era Society 5.0, Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) melakukan berbagai upaya mendorong para mahasiswa.

Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggelar berbagai kegiatan yang diikuti mahasiswa sebagai upaya memberi wawasan dan stimulus tentang peluang dam tantangan dimasa mendatang.

Seperti pada Kuliah Umum Fakultas Teknik UPGRIP dengan tema Peran Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Dalam Peningkatan Mutu SDM di Bidang Keinsinyuran Menyongsong Era Society 5.0” yang menghadirkan narasumber Ir. Ema Yuliawati, M.T., Ph.D., IPM yang merupakan Ketua PII Cabang Palembang.

Kuliah Umum yang dihadiri oleh mahasiswa dari semester 2 sampai dengan semester 8 dari tiga Program Studi yakni Teknik Elektro, Teknik Sipil dan Teknik Kimia ini dibuka secara langsung Ketua BPH PB PGRI pada Universitas PGRI Palembang Dr. Hj.Meilia Rosani, S.H., M.H diwakili oleh Sekretaris BPH PB PGRI Pada Universitas PGRI Palembang Drs. Surmana, M.M.

Kemudian Rektor Universitas PGRI Palembang Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., CIQaR diwakili oleh Wakil Rektor II Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M., Ketua PII cabang Palembang Ir. Ema Yuliawati, M.T., Ph.D., IPM, Dekan Fakultas Teknik Adiguna, S.T., M.Si., Ketua Prodi Teknik Sipil Amiwarti, S.T., M.T., Ketua Prodi Teknik Elektro Emidiana, S.T.m M.T., Ketua Prodi Teknik Kimia Muhrinsyah Fatimura, S.T., M.T. para dosen dan tamu undangan lainnya di Gedung Perpustakaan, Aula Drs. Usman Madjid, Sabtu, (18/6/2022).

(Suasana kuliah umum menghadirkan narasumber Ir. Ema Yuliawati, M.T., Ph.D., IPM yang merupakan Ketua PII Cabang Palembang)

Dekan Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang Adiguna, ST., M.Si menyampaikan bahwa dengan diadakannya kuliah Umum ini adalah sebagai salah satu cara mengajarkan kepada mahasiswa untuk bisa menjadi Insinyur yang bisa mengembangkan karir pada dunia Industri di Indonesia kelak.

“Menjadi teknokrat-teknokrat handal yang mampu membangun bangsa dan menjadi benteng pembangunan infrastruktur bangsa baik dari penjuru kota sampai pada penjuru daerah -daerah di Indonesia. Sehingga bisa menjadi lulusan yang mempunyai peran dalam pembangunan sesuai kompetensi dan keahlian yang dimiliki dan bisa menentukan strategi apa saja yang dapat digunakan dalam menghadapi perubahan era global,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan kuliah umum ini juga dibarengi dengan penandatanganan MoA antara ketiga program Studi yakni Program Studi Teknik sipil, Teknik Kimia dan Elektro dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Palembang.

Sementara itu Rektor Univeritas PGRI Palembang Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si, CIQaR diwakili oleh WAkil Rektor II Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M, CIQaR mengatakan bahwa kegiatan Kuliah Umum ini sangat penting dan tentunya harus dipahami oleh mahasiswa-mahasiswi Fakultas Teknik dibawah naungan PII dan berdasarkan dengan tema “ Peran Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Dalam Peningkatan Mutu SDM di Bidang Keinsinyuran Menyongsong Era Society 5.0” menggunakan teknologi yang canggih.

(Suasana penandatanganan MoA antara ketiga program Studi yakni Program Studi Teknik sipil, Teknik Kimia dan Elektro dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Palembang)

“Bagaimana kita bisa berinovasi menggabungkan antara teknologi dengan manusia bersama untuk berjalan beriringan dalam kerja, dan kami berpesan kepada mahasiswa agar setelah kegiatan kuliah umum diharapakan mahasiswa bisa lebih Fokus lagi dalam belajar dan bisa lulus tepat waktu dengan bekal yang sudah di dapat selama berkuliah di Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang dan bisa menjadi orang yang berguna dan menjadi agen perubahan bagi bangsa,” harapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris BPH PB PGRI pada Universitas PGRI Palembang Drs. Surmana, M.M menyampaikan kegiatan kuliah umum ini sangat penting. Pihaknya mengapresiasi langkah Fakultas Teknik UPGRIP dalam memberikan semangat dengan memberikan wawasan, tantangan dan peluang dimasa mendatang.

“Kita tidak hanya mempunyai soft skill tetapi kita juga harus mempunyai hard skill sehingga seiiring sejarang melalui koordinasi dan kolaborasi dapat memberikan inovasi agar bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button