SumselMedia.Com, Palembang-
Dalam upaya memperkuat budaya riset dan inovasi mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) sukses menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026, Rabu (Februari 2026), di Aula Ali Latief, Gedung FKIP Lantai 3.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh seluruh Ketua Program Studi di lingkungan FKIP serta mahasiswa dari berbagai program studi. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen UPGRIP dalam mendorong mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional melalui program hibah bergengsi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Rektor UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., yang diwakili Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd, bersama Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Sukradi, M.Pd., Dekan FKIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., serta Wakil Dekan III Dr. Bayu Iswana, M.Or., turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Hadir pula para narasumber berpengalaman, yakni Assoc. Prof. Dr. Rohana, M.Pd. (PKM-Kewirausahaan), Dr. Heri Setianto, M.Sc. (PKM-Riset Sosial Humaniora/PKM-RSH), dan Sugiarti, M.Pd. (PKM-Pengabdian kepada Masyarakat/PKM-PM).
Dekan FKIP, Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa terkait skema PKM 2026. Mulai dari pemilihan bidang yang tepat, penyusunan latar belakang masalah yang kuat, perumusan tujuan dan luaran yang terukur, metodologi yang sistematis, hingga penyusunan anggaran biaya yang efektif dan realistis.
“Kegiatan ini bukan sekadar pembekalan teknis, tetapi juga strategi untuk meningkatkan kualitas proposal agar memenuhi standar penilaian nasional dan memiliki peluang lebih besar untuk lolos pendanaan,” ujarnya.

Secara institusional, UPGRIP terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas riset dan pengabdian. Pada tahun 2025, UPGRIP berhasil meloloskan satu skema penelitian tingkat nasional. Untuk tahun anggaran 2026, FKIP menargetkan lahirnya 50 proposal dari seluruh skema PKM, dengan 30 proposal tersubmit dan minimal 10 proposal berhasil memperoleh pendanaan dari Kemdiktisaintek.
Rektor UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan langkah strategis kampus dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan kompetitif.
“Kegiatan pendampingan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki ide-ide kreatif, tetapi juga mampu menuangkannya dalam proposal yang sistematis, terukur, dan sesuai dengan standar penilaian nasional. Kami ingin memastikan setiap proposal yang dikirim benar-benar merepresentasikan kualitas akademik dan inovasi terbaik mahasiswa,” tegasnya.

Ia berharap melalui pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan, mahasiswa UPGRIP semakin siap bersaing di tingkat nasional serta mampu menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Sebagai kampus swasta dengan capaian riset yang terus meningkat di Sumatera Selatan, UPGRIP berkomitmen menghadirkan pendampingan intensif, kolaborasi dosen-mahasiswa yang kuat, serta budaya akademik yang produktif.
Langkah ini semakin menegaskan posisi UPGRIP sebagai kampus unggul yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pada riset, kreativitas, dan pengabdian kepada masyarakat.













