Pendidikan

FST UPGRIP Dorong Pemanfaatan Mangrove Jadi Energi Terbarukan

×

FST UPGRIP Dorong Pemanfaatan Mangrove Jadi Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini
(Foto bersama di momen kegiatan)

SumselMedia.Com, Palembang-

Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) terus mendorong pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kali ini, dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UPGRIP memberikan pelatihan kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Lembaga Desa Pengelola Hutan Desa (LDPHD) Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pelatihan yang mengangkat tema “Pemanfaatan Hutan Mangrove untuk Energi Terbarukan” tersebut diinisiasi oleh PT Pertamina Patra Niaga bersama LDPHD Sungsang IV. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi hasil hutan nonkayu secara produktif dan berkelanjutan.

Tim narasumber dari FST Universitas PGRI Palembang terdiri dari Dr. Andi Arif Setiawan, M.Si., Dr. Dui Yanto Rahman, M.Si. dan Dr. Syaiful Eddy, M.Si. Kegiatan tersebut juga melibatkan tiga mahasiswa FST, yakni Rantika Mayang Sari, Tantriana dan M.Q. Ridho Ramadhan.

(Foto bersama di momen kegiatan)

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua LDPHD Abdullah, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga H. Muhammad Yunus, serta sambutan Kepala Desa Sungsang IV Romi Adi Candra yang diwakili Sekretaris Desa Dhita Fernanda sekaligus membuka kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang dengan Kepala Desa Sungsang IV sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam pengembangan potensi dan pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan ini secara khusus diarahkan untuk membekali kelompok usaha perhutanan masyarakat Sungsang IV agar mampu memanfaatkan potensi hutan nonkayu untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah pemanfaatan daun dan buah mangrove sebagai bagian dari pengembangan sumber daya energi terbarukan.

Menariknya, materi pelatihan tersebut bersumber dari hasil riset yang telah dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Palembang. Hal ini menunjukkan upaya UPGRIP dalam menghubungkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga hasil riset tidak berhenti di lingkungan kampus, tetapi dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

(Suasana kegiatan)

Dalam paparannya, Dr. Andi Arif Setiawan, M.Si. menyampaikan materi mengenai “Prinsip Pembuatan Biobaterei”. Ia menjelaskan bahwa energi listrik dapat dihasilkan melalui media elektrolit yang di dalamnya ditempatkan elektroda anoda dan katoda.

Menurutnya, prinsip tersebut dapat dikembangkan dengan memanfaatkan elektroda dari logam-logam yang mudah dijumpai di sekitar permukiman masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, FST Universitas PGRI Palembang menunjukkan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi berbasis riset yang relevan dengan potensi daerah. Kolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha juga menjadi bagian penting dalam mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih kreatif, bernilai ekonomi, sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan.

(Suasana kegiatan)

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat Sungsang IV, tetapi juga membuka peluang pengembangan inovasi berbasis mangrove yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.