SumselMedia.Com, Palembang-
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang (FST UPGRIP) menggelar kuliah umum bertema “Strategi Penguatan Sistem Manajemen Mutu Laboratorium Menuju ISO/IEC 17025” pada Senin, 1 Desember 2025 di Ruang Seminar FST. Kegiatan ini menghadirkan para pakar dari Universitas Lampung (Unila) yang telah berpengalaman dalam pengembangan dan implementasi sistem manajemen mutu laboratorium.
Acara dihadiri Dekan FST, Dewi Novianti, S.Si., M.Kes., beserta jajaran, mahasiswa, serta Wakil Rektor III Assoc. Prof. Sukardi, M.Pd., mewakili Rektor UPGRIP. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua BPH PB PGRI pada Universitas PGRI Palembang yang diwakili Sekretaris, Drs. M. Room, Sm.Hk.

Dalam sambutannya, Drs. M. Room, Sm.Hk. menegaskan bahwa penguatan mutu laboratorium merupakan kebutuhan strategis. “Tuntutan akreditasi, kualitas penelitian, dan layanan pengujian menuntut laboratorium perguruan tinggi untuk berstandar internasional. Karena itu, peningkatan mutu bukan lagi pilihan, tetapi keharusan,” ujarnya.
Narasumber utama, Kepala UPA Laboratorium Terpadu Universitas Lampung, Dr. Rinawati, M.Si., bersama tim yang terdiri atas Dr. Agung Abadi Kiswandono, M.Sc., Apt. Muh. Iqbal, S.Farm., M.Sc., Dr. Widyastuti, M.Si., serta Purna Firdaus, S.Si., M.Si., memaparkan strategi praktis menuju implementasi ISO/IEC 17025.
Dr. Rinawati menekankan pentingnya konsistensi dalam setiap aspek pengelolaan laboratorium. “ISO/IEC 17025 bukan hanya soal dokumen. Ini soal budaya mutu—bagaimana setiap proses dilakukan secara kompeten, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa kompetensi personel, kalibrasi peralatan, validasi metode, dan evaluasi kinerja harus berjalan secara berkelanjutan.

Peserta kuliah umum juga mendapat contoh penerapan standar dari laboratorium Unila yang telah lebih dulu mendapatkan akreditasi. Sesi diskusi berlangsung interaktif, membahas tantangan di lapangan seperti keterbatasan fasilitas, manajemen risiko, hingga penyusunan dokumentasi mutu.
Kegiatan ini diikuti dosen, laboran, teknisi, mahasiswa, serta pengelola laboratorium dari berbagai program studi di lingkungan FST. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait praktik terbaik pengelolaan laboratorium berstandar internasional.

Dekan FST, Dewi Novianti, S.Si., M.Kes., menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berharap kuliah umum ini memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika untuk menghadirkan laboratorium yang profesional, akuntabel, dan siap menuju akreditasi ISO/IEC 17025,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, FST UPGRIP menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan dan memastikan laboratorium mampu menjadi pusat pembelajaran dan penelitian yang unggul, sesuai tuntutan perkembangan sains dan teknologi.













