SumselMedia.Com, Palembang-
Penyaluran gas bumi di Palembang terus menunjukkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat, pelaku usaha hingga sektor industri. Pada Agustus 2026, penjualan gas di wilayah Palembang tercatat mencapai 2,08 BBTUD (Billion British Thermal Units per Day).
Jr. Assistant III, Operation & Maintenance Management Area Palembang, Agit Fajar Sukmana, mengatakan penyaluran tersebut didukung jaringan infrastruktur pipa gas bumi yang menghubungkan sumber pasokan hingga titik serah sebelum digunakan pelanggan.
“Penjualan gas di Palembang per Agustus 2026 mencapai 2,08 BBTUD,” ujar Agit belum lama ini.
Secara keseluruhan, pengelolaan pelanggan gas bumi mencakup wilayah Sumatera Selatan dan Jambi, dengan jumlah pelanggan mencapai 50.311 pelanggan rumah tangga (RT), 193 pelanggan usaha kecil (UK), serta 116 pelanggan industri komersial (IK).
Khusus di Kota Palembang, jumlah pelanggan mencapai 6.574 pelanggan rumah tangga, 180 pelanggan usaha kecil, dan 116 pelanggan industri komersial.
Dari sisi penyaluran, gas bumi yang digunakan pelanggan berasal dari lapangan minyak dan gas bumi yang dioperasikan PT Pertamina EP Sumatera Bagian Selatan.
Gas tersebut kemudian disalurkan melalui jaringan pipa transporter milik Pertagas. Salah satu jaringan utama menggunakan pipa berdiameter 12 inci yang membentang dari Simpang Y menuju ruas Simpang Y-Pusri dengan panjang sekitar 28,6 kilometer.
Selanjutnya, gas dialirkan hingga mencapai Titik Serah Offtake Station Demang Lebar Daun di Palembang.
Skema tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan gas bumi dapat disalurkan secara terintegrasi dari sumber pasokan menuju titik serah, sebelum dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan rumah tangga, usaha kecil maupun sektor industri dan komersial.
Dengan dukungan jaringan pipa tersebut, penyaluran gas bumi menjadi bagian dari sistem energi yang menghubungkan sumber gas, infrastruktur transportasi hingga pelanggan akhir di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.













