Pendidikan

Semarak Bulan Bahasa XI, UPGRIP Dorong Generasi Muda Kreatif dan Cinta Bahasa Indonesia

×

Semarak Bulan Bahasa XI, UPGRIP Dorong Generasi Muda Kreatif dan Cinta Bahasa Indonesia

Sebarkan artikel ini
(Foto bersama pada momen Semarak Bulan Bahasa XI Tahun 2026 di UPGRIP)

SumselMedia.Com, Palembang-

Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus melestarikan bahasa dan sastra Indonesia. Melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), UPGRIP menghadirkan Semarak Bulan Bahasa XI Tahun 2026 sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan literasi, kreativitas, kemampuan berbahasa, dan kecintaan terhadap identitas bangsa.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 1–23 Oktober 2026 tersebut adalah Seminar Kebahasaan. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan pertukaran gagasan mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan tepat, pengembangan bahasa dan sastra, serta tantangan kebahasaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas PGRI Palembang Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., Wakil I Rektor Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd., Wakil Rektor II Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M., dan Wakil Rektor III Assoc. Prof. Drs. Sukardi, M.Pd.

Turut hadir Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan Desi Ari Pressanti, S.S., M.Hum., Dekan FKIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., Kepala Biro BPTEAADM Dr. Hetilaniar, M.Pd., para wakil dekan, para dekan di lingkungan Universitas PGRI Palembang, serta tamu undangan lainnya. Aula Usman Madjid, Gedung Perpustakaan, Lantai 5, Senin (26/10/2026).

(Suasana kegiatan)

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., menjelaskan bahwa Semarak Bulan Bahasa XI dirancang sebagai kegiatan terpadu untuk memperluas wawasan kebahasaan sekaligus memberikan ruang bagi pelajar dan mahasiswa dalam mengasah potensi serta kemampuan berkompetisi secara positif.

Semarak Bulan Bahasa XI Tahun 2026 menghadirkan tiga agenda utama, yakni kuliah umum kebahasaan, perlombaan, dan pemilihan Duta Bahasa. Beragam kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami bahasa Indonesia secara teori, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan berbahasa melalui praktik, kreativitas, dan kompetisi.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan pelajar berbagai sekolah di Sumatera Selatan. Tercatat sebanyak 194 peserta mengikuti empat kategori perlombaan, terdiri atas 25 peserta lomba pidato, 85 peserta lomba pewara, 33 peserta lomba baca puisi, dan 51 peserta lomba menulis cerpen.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas PGRI Palembang, UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Muhammadiyah Palembang, dan Universitas Sriwijaya. Keterlibatan lintas sekolah dan perguruan tinggi tersebut memperluas ruang kolaborasi sekaligus memperkuat ekosistem literasi dan kebahasaan di Sumatera Selatan.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Desi Ari Pressanti, S.S., M.Hum., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Universitas PGRI Palembang telah terjalin secara harmonis dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengembangkan kegiatan kebahasaan dan kesastraan.

(Suasana Kegiatan)

“Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan telah menjalin kerja sama dengan Universitas PGRI Palembang secara harmonis dan bersinergi dalam melaksanakan kegiatan kebahasaan dan kesastraan. Salah satunya melalui kegiatan Semarak Bulan Bahasa yang kami selenggarakan bersama,” ungkapnya.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pelestarian bahasa Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan tepat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga kebahasaan juga membuka peluang bagi generasi muda untuk memperoleh wawasan lebih luas mengenai perkembangan bahasa dan sastra Indonesia.

Rektor Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., menegaskan bahwa kecintaan terhadap bahasa Indonesia perlu terus ditanamkan, tidak hanya di lingkungan pendidikan, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kegiatan ini bukan hanya membawa bahasa Indonesia ke kancah pelajar, tetapi juga memperkenalkannya kepada masyarakat agar semakin mencintai bahasa Indonesia. Saat ini, bahasa Indonesia mulai terkontaminasi dengan berbagai bahasa lain. Melalui kegiatan ini, kita berharap bahasa Indonesia semakin dikenal dan digunakan secara tepat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai identitas nasional yang harus dijaga bersama. Karena itu, kegiatan edukatif seperti Semarak Bulan Bahasa menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda agar mampu menggunakan bahasa Indonesia secara tepat, kreatif, dan bertanggung jawab tanpa mengabaikan perkembangan zaman.

(Momen foto bersama pada acara Semarak Bulan Bahasa XI Tahun 2026)

Melalui Semarak Bulan Bahasa XI, UPGRIP memperlihatkan peran perguruan tinggi bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang pengembangan karakter, kreativitas, dan potensi generasi muda. Kegiatan yang memadukan seminar, kompetisi, dan pemilihan Duta Bahasa ini memberikan kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa untuk mengasah keterampilan berbicara di depan umum, membawakan acara, membaca puisi, hingga menuangkan gagasan melalui karya sastra.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta daya saing di dunia pendidikan dan dunia kerja. Melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, UPGRIP terus mengambil bagian dalam pengembangan bahasa dan sastra melalui pendidikan, kolaborasi kelembagaan, serta pelibatan aktif masyarakat pendidikan.

Di tengah transformasi digital yang mengubah pola komunikasi generasi muda, UPGRIP mendorong agar bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa yang membanggakan, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semarak Bulan Bahasa XI Tahun 2026 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa penguasaan bahasa, kecakapan literasi, dan kreativitas merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan semangat pendidikan dan kolaborasi, Universitas PGRI Palembang terus memperkuat kontribusinya dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendorong lahirnya generasi unggul, kreatif, dan mencintai bahasa Indonesia sebagai salah satu kekuatan identitas bangsa.