Pendidikan

Sukses Luluskan 180 Magister, UPGRIP Hadirkan Program S2 Berkualitas dan Ramah Pekerja

×

Sukses Luluskan 180 Magister, UPGRIP Hadirkan Program S2 Berkualitas dan Ramah Pekerja

Sebarkan artikel ini
(Pengalungan Gordon Yudisium Magister Strata 2 Pascasarjana UPGRIP)

SumselMedia.Com, Palembang-

Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui Yudisium dan Pelantikan Magister Strata 2 (S2) ke-47 yang digelar di Aula Gedung Guru PGRI Sumsel, Sabtu (28/3/2026).

Sebanyak 180 mahasiswa resmi dilantik, yang terdiri dari 24 orang Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, 15 orang Magister Pendidikan Bahasa Inggris, serta 141 orang dari Magister Manajemen.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BPH UPGRIP Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H. diwakili oleh Wakil Drs. Djamani Djakfar, M.Pd., Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si diwakili Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd,, Plt. Direktur Pascasarjana UPGRIP, Dr. Reva Maria Valianti, SE., M.Pd., M.M, para dekan, para Kepala biro, para kaprodi, para yudisiawan serta para tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Direktur Pascasarjana UPGRIP, Dr. Reva Maria Valianti, SE., M.Pd., M.M menjelaskan bahwa kegiatan yudisium ini menjadi momen penting dalam menetapkan kelulusan mahasiswa secara resmi sekaligus menyampaikan gelar akademik yang telah diraih setelah melalui proses panjang.

(Suasana Yudisium dan Pelantikan Magister Strata 2 (S2) ke-47)

“Yudisium ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras dan perjuangan mahasiswa selama menempuh pendidikan,” ujarnya.

Ketua BPH UPGRIP yang diwakili oleh Wakil Ketua, Drs. H. Djama’ani Djakfar, M.Pd mengapresiasi para lulusan yang telah berhasil menyelesaikan studinya. Ia juga menyoroti tingginya partisipasi perempuan dalam yudisium kali ini sebagai cerminan kemajuan emansipasi wanita di era saat ini.

“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di lingkungan sekolah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si melalui Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan tidak lepas dari perjuangan besar dalam membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan studi.

(Foto bersama dengan lulusan terbaik)

Menurutnya, tidak sedikit mahasiswa yang menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi finansial maupun ketahanan mental dan intelektual, namun tetap mampu menuntaskan pendidikan dengan baik.

“Kami berharap para alumni dapat menjadi agen perubahan di tempat kerja masing-masing dan tetap menjaga nama baik almamater,” tuturnya.

Keberhasilan meluluskan 180 magister ini semakin memperkuat posisi UPGRIP sebagai salah satu kampus unggulan di Palembang yang menawarkan program S2 berkualitas dan ramah bagi para pekerja.

Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel, mahasiswa tetap dapat menjalankan aktivitas profesional tanpa mengesampingkan pendidikan, sehingga menjadi solusi ideal bagi guru, karyawan, maupun profesional lainnya yang ingin meningkatkan kompetensi.

(foto bersama seluruh yudisiawan)

UPGRIP juga terus membuka peluang bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister dengan berbagai kemudahan yang diberikan, mulai dari sistem perkuliahan yang menyesuaikan kebutuhan pekerja hingga biaya pendidikan yang kompetitif dan terjangkau. Selain itu, dukungan tenaga pengajar profesional serta jaringan alumni yang luas menjadi nilai tambah bagi lulusan dalam mengembangkan karier di berbagai bidang.

“Kami berharap pada alumni menjadi duta nya UPGRIP di tempat bekerja masing-masing, mengajak masyarakat untuk tidak ragu melanjutkan studi S2 di UPGRIP sebagai langkah strategis untuk masa depan yang lebih gemilang,” tutupnya.

Agung Susilo, mewakili alumni dari Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Civitas Akademika UPGRIP terutama para dosen Pascasarjana yang telah membimbing dan mengajarkan ilmu pengetahuan hingga menuntaskan studi S-2.

“Kepada teman-teman, masih ingat perjuangan kita, bagaimana berjuang dengan membagi waktu dengan mengajar, membagi waktu dengan bekerja, bahkan ada yang membagi waktu dengan anak-anaknya. Namun perjuangan ini telah terjawab dengan suksesnya Yudisium hari ini,” pungkasnya.