Pendidikan

UPGRIP Cetak Doktor ke-111, Hadirkan Inovasi Album Digital Sejarah Kesultanan Palembang

×

UPGRIP Cetak Doktor ke-111, Hadirkan Inovasi Album Digital Sejarah Kesultanan Palembang

Sebarkan artikel ini
(Suasana sidang doktor tertutup dosen UPGRIP di UNS)

SumselMedia.Com, Palembang-

Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) kembali menorehkan prestasi akademik dengan bertambahnya dosen yang berhasil meraih gelar doktor. Kali ini, Aan Suriadi sukses menyelesaikan studi doktoralnya pada Program Studi S3 Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Capaian tersebut menjadikannya sebagai doktor ke-111 di lingkungan Universitas PGRI Palembang (UPGRIP).

Aan Suriadi mempertahankan disertasinya dalam Ujian Tertutup yang digelar pada Rabu, 4 Maret 2026, di Ruang 110 Lantai 1 Gedung G FKIP Pascasarjana UNS Surakarta. Dalam ujian tersebut, ia mengangkat disertasi berjudul “Pengembangan Media Album Digital Berbasis Sejarah Lokal Peninggalan Kesultanan Palembang untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Siswa SMA di Kota Palembang.”

Penelitian yang dilakukan Aan Suriadi berangkat dari kondisi pembelajaran sejarah di sekolah yang masih didominasi media konvensional seperti PowerPoint dan video daring. Kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu mendorong peningkatan literasi sejarah siswa, terutama dalam kemampuan menganalisis sumber sejarah serta merekonstruksi narasi sejarah secara kritis.

(Suasana sidang tertutup doktor dosen UPGRIP)

Melalui penelitian berbasis Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi, Aan mengembangkan media album digital interaktif berbasis sejarah lokal peninggalan Kesultanan Palembang. Media tersebut memuat narasi sejarah, visual artefak, peta, ilustrasi, hingga fitur interaktif yang dirancang agar pembelajaran sejarah menjadi lebih menarik, kontekstual, dan mudah dipahami oleh siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa media album digital tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan literasi sejarah siswa. Hal ini dibuktikan melalui uji statistik yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai sebelum dan sesudah penggunaan media dengan nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05. Peningkatan kemampuan siswa juga terlihat dari nilai N-Gain sebesar 0,418 yang berada pada kategori sedang serta effect size (Cohen’s d) sebesar 1,80 yang termasuk kategori pengaruh sangat besar.

Rektor Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. Menurutnya, keberhasilan dosen UPGRIP meraih gelar doktor merupakan bukti nyata komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Universitas PGRI Palembang terus mendorong para dosen untuk meningkatkan kualifikasi akademik hingga jenjang doktor. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si

(Foto bersama)

Ia menambahkan, penelitian yang mengangkat sejarah lokal seperti peninggalan Kesultanan Palembang memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus memperkaya sumber belajar bagi generasi muda.

“Pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran yang dikombinasikan dengan teknologi digital menjadi inovasi penting agar pembelajaran sejarah lebih menarik dan relevan bagi siswa. Kami berharap penelitian seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi dunia pendidikan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Universitas PGRI Palembang saat ini terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Sumatera Selatan dengan berbagai capaian akademik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“UPGRIP terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kualitas dosen, pengembangan riset, serta penyediaan fasilitas pembelajaran yang modern dan mendukung proses akademik. Dengan dukungan tenaga pengajar yang semakin banyak bergelar doktor, kami optimistis kualitas pendidikan di Universitas PGRI Palembang akan semakin meningkat,” jelasnya.

(Foto bersama)

Menurutnya, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor juga menjadi bagian penting dari upaya UPGRIP dalam memperkuat reputasi akademik di tingkat regional maupun nasional.

“Kami ingin Universitas PGRI Palembang tidak hanya dikenal sebagai kampus pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi. Karena itu, kami terus mendorong para dosen untuk melanjutkan studi hingga jenjang doktor agar mampu melahirkan penelitian-penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Rektor menambahkan bahwa UPGRIP juga terus membuka peluang bagi generasi muda Sumatera Selatan untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas.

“Dengan berbagai program studi yang unggul, dosen yang kompeten, serta lingkungan akademik yang kondusif, Universitas PGRI Palembang siap mencetak lulusan yang profesional, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional,” tutupnya.