PGRI

............

Pendidikan

UPGRIP Lestarikan Budaya Lokal Melalui Workshop Tari Tradisional

 

SumselMedia.Com, Palembang-

Seni merupakan kearifan lokal yang dimiliki oleh setiap daerah. Baik itu seni rupa, seni tari maupun seni lainnya. Seyogyanya, seni perlu terus disosialisasikan melalui peran generasi muda atau pun komunitas seni.

Berangkat dari hal tersebut, guna memberikan pengalaman keterampilan seni tari pada peserta agar mampu mempresentasikan diri dihadapan orang lain tentang nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat, maka Sanggar Bastra Pendidikan Bahasa Indonesia UPGRIP melaksanakan kegiatan Workshop Tari Tradisonal Sumatera Selatan dengan tema “Lestarikan Budaya Lokal melalui Workshop Tari Tradisional”.

(Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Achmad Wahidy, M.Pd saat menyampaikan laporan)

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd., CIQaR diwakili oleh Wakil Dekan III Dr. Muhamad Idris, M.Pd.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Achmad Wahidy, M.Pd., Kepala Laboratorium Pendidikan Bahasa Indonesia Juaidah Agustina, M.Pd., narasumber dari Kegiatan ini yaitu Dosen Pendidikan Seni Pertunjukan Treny Hera, S.Pd., M.Sn., dan para dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Achmad Wahidy, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu Progam Kerja Sanggar Bastra Pendidikan Bahasa Indonesia.

(Suasana Workshop)

“Kegiatan ini juga merupakan wadah untuk melestarikan seni dan budaya yang berkembang di masyarakat serta ajang bagi generasi muda menunjukan bakat seni dan budaya,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk lebih mengenal dan mencintai berbagai tarian tradisional Sumatera Selatan serta Adat dan Budaya masyarakat agar tidak hilang begitu saja dalam seni tari Tradisional Sumatera Selatan.

Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP UPGRIP Dr. Muhamad Idris, M.Pd mengatakan dengan adanya kegiatan Workshop Tari Tradisional Sumatera Selatan, banyak manfaat yang didapatkan oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.

“Antara lain yakni dapat memberikan pengalaman berekspresi seni (tari) dan menumbuh kembangkan sikap dan perilaku, menanamkan nilai-nilai kebudayaan dan kepribadian serta menambah pengetahuan mahasiswa tentang kearifan lokal dari seni tari yang ada di Sumatera selatan,” tukasnya.

(Suasana peserta saay mengikuti workshop tradisional)

Kegiatan ini, sukses dilaksanakan dengan baik. Peserta workshop sangat berantusias mengikuti berbagai susunan acara. Dari mengenal tarian tradisional Sumatera Selatan, hingga mempraktikkan gerakan-gerakan tarian yang diajarkan oleh narasumber. Setiap gerakan tarian yang diajarkan, memiliki makna yang sangat mendalam.

(Foto bersama)

Melalui acara ini, tarian Sumatera Selatan bisa dikenal lebih luas oleh generasi bangsa, sekaligus melestarikan budaya lokal untuk lebih dikenal generasi selanjutnya.

One Comment

  1. Wow, incredible weblog layout! How long have you ever been running a blog for?

    you made running a blog look easy. The whole look of
    your web site is magnificent, let alone the content material!
    You can see similar here najlepszy sklep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button