Olahraga

Jelang Kejurnas PB FORKI di Bandung, Atlet Karate Sumsel Ditempa Lewat Tes Fisik Terukur di Mako Brimob

×

Jelang Kejurnas PB FORKI di Bandung, Atlet Karate Sumsel Ditempa Lewat Tes Fisik Terukur di Mako Brimob

Sebarkan artikel ini
(Tes Fisik Atlet FORKI Sumsel di Mako Brimob Polda Sumsel)

SumselMedia.Com, Palembang-

Menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Ketua Umum PB FORKI yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat, pada 9–11 Mei 2026, atlet karate Sumatera Selatan menjalani tes fisik terukur di Lapangan Mako Brimob Polda Sumsel, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumsel dalam memastikan kesiapan atlet sebelum berlaga di tingkat nasional. Ketua Umum FORKI Sumsel Dr. RM. Taufik Husni, SH, MH yang diwakili Ketua Harian AKP M. Dedi Wijaya didampingi Kabid Binpres Meldyadrensyah menegaskan bahwa tes fisik menjadi tahapan penting dalam proses pembinaan atlet.

“Tes fisik ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Tim FORKI Sumsel yang akan mengikuti Kejuaraan Piala Ketua Umum FORKI di Bandung. Kami ingin memastikan atlet dalam kondisi prima sehingga mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik,” ujar Dedi.

Menurutnya, hasil tes fisik akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih dalam menyusun program latihan lanjutan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Sumsel, Syafril Chaniago, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tes yang dinilai berjalan lancar dan profesional.

“KONI Sumsel menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan tes fisik atlet FORKI Sumsel yang dilaksanakan di Mako Brimob Polda Sumsel. Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan lancar dengan melibatkan tim penguji dari Binpres dan sport science KONI Sumsel,” katanya.

Ia menjelaskan, tes fisik yang dilakukan meliputi tujuh item utama, yakni kekuatan menggunakan hand dynamometer, power lengan dengan medicine ball, power tungkai melalui standing broad jump, kecepatan lari 20 meter, kelincahan (agility), keseimbangan dinamis, serta bleep test untuk mengukur daya tahan atlet.

Syafril berharap hasil dari tes ini dapat menjadi modal dasar bagi atlet untuk menghadapi kejuaraan nasional serta meningkatkan daya saing olahraga karate Sumsel di kancah nasional.

“Kami berharap para atlet mampu menunjukkan performa terbaik dan mengangkat nama baik Sumatera Selatan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi cabang olahraga lain dalam menerapkan sistem seleksi yang transparan dan profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, KONI Sumsel juga menargetkan ke depan atlet karate dapat masuk dalam program Sriwijaya Gold Sumsel Maju sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat tahun 2028.

Melalui tes fisik berbasis sport science ini, FORKI Sumsel menunjukkan komitmennya dalam membangun prestasi atlet secara terstruktur dan berkelanjutan, demi mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.