SumselMedia.Com, Palembang-
Komitmen Universitas PGRI Palembang dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, dosen Program Studi Pendidikan Geografi dan PGSD UPGRIP menyelenggarakan pendampingan bertajuk Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmen Formatif untuk Mewujudkan Pembelajaran Inklusif, Adaptif, dan Deep Learning bagi guru di UPT SD Negeri 02 Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan (OKUS).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh para guru dan tenaga pendidik dengan antusias tinggi. Pendampingan bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang mampu mengakomodasi keragaman karakteristik siswa, sekaligus mengoptimalkan asesmen formatif sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran berkelanjutan.
Tim dosen UPGRIP yang terlibat terdiri dari Dr. Budi Utomo, M.Sc., Susanti Faipri Selegi, M.Pd., Monanisa, M.Si., Dr. Mega Kusuma Putri, M.Pd., serta Nina Damayanti, M.Sc. Kegiatan dikemas melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga pendampingan praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Materi yang disampaikan meliputi strategi diferensiasi pada aspek konten, proses, dan produk pembelajaran, serta teknik penyusunan asesmen formatif yang mampu memberikan umpan balik cepat dan tepat. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang konsep deep learning yang mendorong siswa berpikir kritis, reflektif, dan kontekstual.
Kepala UPT SD Negeri 02 Muara Dua, Supina Azeryana, S.Pd., SD., menyampaikan apresiasi atas kontribusi UPGRIP dalam mendukung peningkatan kompetensi guru di daerah.
“Pendampingan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan kami. Guru-guru mendapatkan wawasan baru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik siswa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan secara daring tidak mengurangi kualitas interaksi.
“Meskipun dilakukan secara online, diskusi tetap berlangsung aktif dan komunikatif. Ini menjadi solusi efektif di tengah keterbatasan jarak,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Budi Utomo, M.Sc., perwakilan tim dosen UPGRIP menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran strategis kampus sebagai center of excellence dalam pengembangan pendidikan di Sumatera Selatan.
“Sebagai kampus unggul yang berkomitmen pada inovasi pembelajaran, UPGRIP terus hadir memberikan solusi nyata bagi sekolah melalui pendampingan berbasis riset dan kebutuhan lapangan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UPGRIP tidak hanya memperkuat sinergi dengan sekolah, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan abad ke-21. Dengan dukungan tenaga dosen profesional dan program berbasis praktik, UPGRIP terus mendorong lahirnya pendidik-pendidik berkualitas yang siap menghadapi tantangan global.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.













