SumselMedia.Com, Palembang-
Komitmen Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat daya saing perguruan tinggi kembali dibuktikan melalui penyelenggaraan Workshop Implementasi Peraturan dan Petunjuk Teknis Pengembangan Profesi dan Karier Dosen yang digelar di Aula Ali Latif, Gedung C FKIP UPGRIP, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 308 dosen tetap UPGRIP ini menjadi langkah strategis kampus dalam mempercepat peningkatan kualitas akademik sekaligus mendukung terwujudnya UPGRIP sebagai perguruan tinggi unggul di tingkat nasional.
Workshop dibuka langsung oleh Rektor UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., didampingi Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd., Wakil Rektor II Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M. serta Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) Dr. Ir. Reno Fitriayanti, S.T., M.Si., CIIQA.
Dalam laporannya, Wakil Rektor 1 Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd. mengungkapkan bahwa peserta workshop terdiri atas 1 profesor, 23 lektor kepala, 206 lektor, 49 asisten ahli, dan 29 tenaga pengajar yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.
Menurutnya, workshop ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebijakan, regulasi, dan petunjuk teknis yang menjadi dasar pengembangan profesi serta karier dosen, termasuk pengajuan Jabatan Fungsional Akademik (JFA), peningkatan kompetensi, hingga pemenuhan indikator kinerja dosen.

“Pengembangan karier akademik dosen diharapkan dapat berdampak langsung terhadap peningkatan capaian kinerja institusi dan kualitas layanan pendidikan di Universitas PGRI Palembang,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman lebih mendalam terkait prosedur, kriteria penilaian, serta mekanisme pengusulan JFA melalui aplikasi SISTER dan SITANJAK yang kini menjadi instrumen penting dalam pengelolaan karier akademik dosen.
Rektor UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., menjadi salah satu narasumber utama dengan materi bertajuk “Pengembangan Karier Dosen melalui Kualifikasi Akademik dan JFA Menuju UPGRIP Unggul.” Materi lainnya disampaikan oleh Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd. mengenai “Regulasi dan Petunjuk Teknis Pengembangan Profesi dan Karier Dosen.”
Selanjutnya, Wakil Rektor II Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M. membawakan materi “Penyusunan SKP”, Dr. Syska Purnama Sari, M.Pd. memaparkan materi tentang “Etika, Integritas, Keteladanan, dan Profesionalisme Dosen dalam Relasi Akademik: Membangun Lingkungan Pembelajaran yang Aman, Empatik, Beretika, dan Bebas Kekerasan Seksual”, serta Jumingin, M.Si. yang membahas “Kenaikan Jabatan Fungsional Akademik: Panduan Praktis Usulan Melalui SITANJAK.”
Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si. menegaskan bahwa dosen memiliki peran sentral dalam menentukan kualitas perguruan tinggi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap regulasi dan kebijakan terbaru menjadi sangat penting agar proses pengembangan karier akademik berjalan efektif dan sesuai ketentuan.

“Workshop ini diharapkan menjadi sarana bagi para dosen untuk memahami secara mendalam berbagai regulasi dan mekanisme pengembangan profesi, sehingga mampu merencanakan karier akademiknya dengan lebih baik, terarah, dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas dosen merupakan salah satu prioritas utama UPGRIP dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif. Dengan dosen yang profesional, produktif, dan memiliki jenjang karier akademik yang jelas, kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat akan semakin meningkat.
Sementara itu, Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd. menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan UPGRIP dalam membangun budaya akademik yang unggul dan berorientasi mutu.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para dosen dapat memahami regulasi yang berlaku secara lebih komprehensif serta mampu mengoptimalkan peluang pengembangan karier sesuai kompetensi dan capaian kinerja masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Selain sesi pemaparan materi, peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi dan berkonsultasi langsung terkait berbagai kendala dalam proses pengembangan karier akademik.
Melalui workshop ini, Universitas PGRI Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem akademik yang berkualitas, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tinggi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UPGRIP dalam mencetak sumber daya manusia unggul serta memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Sumatera Selatan.













