SumselMedia.Com, Muara Enim-
Gemuruh semangat karate menggema di GOR PT Bukit Asam (PTBA), Muara Enim, Sabtu (25/7/2026). Sebanyak 564 karateka dari 25 kontingen yang mewakili 9 kabupaten/kota di Sumatera Selatan resmi memulai perjuangan mereka pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Festival Gojukai Sumatera Selatan 2026, demi memburu tiket menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gojukai Piala Kejaksaan Agung RI yang akan digelar di Jakarta pada Agustus 2026.
Kejuaraan bertema “Solid Bergerak, Unggul Berprestasi, Gojukai Indonesia Mendunia” tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Gojukai Komda Sumatera Selatan, Dr. Mhd. Fatria, SH., MH.
Dalam keterangannya kepada awak media, Dr. Mhd. Fatria didampingi Ketua Harian H. Hidayat Comsu, SE, Sekretaris Umum Renshi Shihan Husni Yusuf, SH., M.Si, dan Ketua Pelaksana Yos Rendika, ST mengatakan bahwa Kejurda dan Festival Gojukai bukan sekadar arena untuk memperebutkan medali, tetapi menjadi momentum memperkuat persaudaraan, soliditas, dan kekeluargaan seluruh keluarga besar Gojukai di Sumatera Selatan.
“Melalui momentum kegiatan ini, kita tidak hanya sekadar berkompetisi untuk memperebutkan prestasi, tetapi yang lebih utama adalah mempererat tali silaturahmi, soliditas, dan kekeluargaan di antara sesama anggota keluarga besar Gojukai,” ujarnya.
Menurutnya, kejuaraan ini memiliki nilai strategis karena menjadi ajang seleksi atlet-atlet terbaik Gojukai Sumsel yang akan memperkuat kontingen menuju Kejuaraan Nasional Gojukai Piala Kejaksaan Agung RI di Jakarta.
“Terutama ini sebagai ajang seleksi untuk Gojukai Sumsel mengikuti Kejuaraan Nasional Gojukai Piala Kejagung RI di Jakarta pada Agustus 2026 nanti,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Gojukai Komda Sumsel H. Hidayat Comsu, SE menegaskan bahwa Gojukai berkomitmen melahirkan bibit-bibit karateka yang tangguh, bermental juara, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, Gojukai Sumsel ingin terus mencetak atlet yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat regional dan nasional, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
“Gojukai tidak hanya besar dalam jumlah, tetapi juga kuat dalam karakter, tertib dalam organisasi, unggul dalam pembinaan, berprestasi dalam kompetisi, dan terhormat dalam pergaulan karate nasional maupun internasional,” katanya.
Ia berharap Kejurda ini menjadi momentum lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengukir prestasi di berbagai ajang bergengsi.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang setiap tahun lebih meriah dan semakin banyak melahirkan atlet berprestasi,” harapnya.
Sekretaris Umum Gojukai Komda Sumsel Renshi Shihan Husni Yusuf, SH., M.Si menambahkan bahwa Karate-Do Gojukai Indonesia memiliki sejarah panjang yang dirintis oleh Shihan Drs. Setyo Hardjono pada 15 Agustus 1967 di Jakarta dengan afiliasi kepada Honbu Gojukai Jepang.
Sejak saat itu, nilai-nilai disiplin, kehormatan, kesetiaan, keberanian, pengendalian diri, dan pembentukan karakter terus diwariskan kepada seluruh keluarga besar Gojukai Indonesia.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional Gojukai Tahun 2026, 15 Agustus resmi ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun Karate-Do Gojukai Indonesia.
“Tanggal tersebut bukan sekadar catatan sejarah, tetapi hari lahir kehormatan keluarga besar Gojukai Indonesia. Seluruh Komda, Komca, dan dojo di Indonesia diharapkan menjadikannya sebagai momentum tahunan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai para pendiri,” jelasnya.
Ketua Pelaksana Kejurda dan Festival Gojukai Sumsel Yos Rendika, ST mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kejuaraan dapat terselenggara dengan baik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Bukit Asam (PTBA), Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, serta seluruh panitia dan keluarga besar Gojukai Komda Sumsel.
“Kegiatan ini mengangkat tema ‘Solid Bergerak, Unggul Berprestasi, Gojukai Indonesia Mendunia’ dengan diikuti 25 kontingen dari 9 kabupaten/kota dan total 564 karateka,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PORSIBA Aloisius H. Rahangiar mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen yang hadir di Muara Enim.
Ia mengapresiasi kepercayaan Gojukai Komda Sumsel yang memilih Muara Enim sebagai tuan rumah pelaksanaan Kejurda dan Festival tahun ini.
“Terima kasih kepada Gojukai Komda Sumsel yang telah memilih event ini digelar di Muara Enim. Semoga kegiatan ini berjalan sukses, mempererat persaudaraan, serta melahirkan atlet-atlet karate terbaik Sumatera Selatan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Umum FORKI Sumatera Selatan Yan Warsa, SH. Menurutnya, Gojukai merupakan salah satu perguruan karate yang konsisten memberikan kontribusi besar terhadap prestasi karate Sumatera Selatan.
“Banyak atlet Gojukai yang berprestasi di tingkat nasional, bahkan belum lama ini menjadi juara pada Kejuaraan Kapolri. Selain itu, Sumatera Selatan juga memiliki Shihan Dadang Lesmana yang merupakan wasit internasional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan Dr. H. M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.Pd.I., M.M mengapresiasi perkembangan pembinaan karate di Sumatera Selatan, khususnya yang dilakukan Gojukai.
Ia berharap prestasi karate Sumsel terus meningkat dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung prestasi olahraga di Sumatera Selatan, termasuk Asisten Bidang Intelijen Kejati Sumsel yang turut mendukung pembinaan atlet karate Gojukai di Sumatera Selatan,” pungkasnya.













