Pendidikan

PPs UPGRIP Konsisten Cetak Magister Berkualitas, 165 Lulusan S2 Resmi Dikukuhkan

×

PPs UPGRIP Konsisten Cetak Magister Berkualitas, 165 Lulusan S2 Resmi Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini
(Pengalungan Gordon oleh Plt. Direktur Pascasarjana Dr. Reva Maria Valianti, S.E., M.M., M.Si pada Yudisium dan Pelantikan Magister Strata Dua di Gedung Guru Sumatera Selatan)

SumselMedia.Com, Palembang-

Program Pascasarjana (PPs) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkualitas. Sebanyak 165 mahasiswa resmi menyandang gelar Magister Strata 2 (S2) setelah mengikuti Yudisium dan Pelantikan Magister S2 ke-48 di Gedung Guru Sumatera Selatan, Jumat (28/8/2026).

Yudisium tersebut bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki tahapan baru dengan membawa kompetensi, ilmu pengetahuan, integritas, dan tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.

Dihadiri oleh Ketua BPH UPGRIP Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H., diwakili oleh Wakil Ketua Drs. H. Lukman Haris, M.Si., Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., didampingi oleh Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd. Wakil Rektor II Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M., oleh Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., dan Wakil Rektor IV Dr. Ramanata Disurya, S.H., M.H. Turut hadir Plt. Direktur Pascasarjana Dr. Reva Maria Valianti, S.E., M.M., M.Si., Ketua GPM, Kabag TU, para Ketua Program Studi Magister, dosen , staf dan tamu undangan

Direktur PPs UPGRIP Dr. Reva Maria Valianti, S.E., M.Pd., M.M., dalam laporannya menyampaikan, 165 peserta yudisium terdiri atas 8 lulusan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, 14 lulusan Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan 143 lulusan Manajemen Pendidikan.

Menurut Reva, capaian tersebut tidak hanya menunjukkan besarnya jumlah lulusan, tetapi juga menjadi gambaran keberhasilan proses akademik yang telah dijalani para mahasiswa.

“Momentum ini bukan hanya tentang jumlah yang besar, tetapi juga prestasi akademik yang membanggakan. Keberhasilan 165 mahasiswa ini tidak terlepas dari kerja keras mahasiswa, bimbingan para dosen, serta doa dan dukungan orang tua dan keluarga,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, orang tua, keluarga, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga para mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan magister dengan baik.

(Wakil Ketua BPH UPGRIP memberikan buket dan piagam penghargaan kepada lulusan terbaik)

Sementara itu, Ketua BPH UPGRIP Dr. Hj. Meilia Rosani, SH., MH., yang diwakili Wakil Ketua BPH UPGRIP Drs. H. Lukman Haris, M.Si., memberikan apresiasi kepada PPs UPGRIP yang telah berhasil menjalankan proses pembelajaran dan membimbing para mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan magister harus dimaknai lebih jauh dari sekadar memperoleh gelar akademik.

“Yudisium ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan tonggak perubahan status akademik yang membawa tanggung jawab lebih besar kepada masyarakat. Gelar akademik harus diikuti dengan kompetensi, integritas, etika, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M. M., M.Si., mengatakan keberhasilan menyelesaikan pendidikan pada jenjang magister merupakan sebuah pencapaian yang istimewa. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hingga Strata 2.

Karena itu, gelar yang diperoleh para lulusan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam cara berpikir maupun dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Kami berharap bahwa jika sudah S2, maka cara berpikir juga harus meningkat,” ujarnya.

Menurut Bukman, gelar magister harus menjadi penanda meningkatnya kemampuan seseorang dalam melihat persoalan secara lebih luas, kritis, sistematis, dan solutif.

(Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., saat memberikan kata sambutan)

Terlebih di tengah perkembangan teknologi digital yang berlangsung begitu cepat. Para lulusan dituntut tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik, melainkan harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan terus mengembangkan kompetensinya.

“Di dunia digital yang serba cepat, seorang magister harus terus adaptif. Jangan berhenti belajar. Ilmu yang diperoleh di kampus harus terus dikembangkan dan diterapkan untuk memberikan solusi serta manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap para lulusan PPs UPGRIP mampu membawa nama baik almamater sekaligus menjadi SDM yang memiliki kompetensi, karakter, integritas, dan daya saing.

“Jadilah lulusan yang tidak hanya memiliki gelar, tetapi juga mampu memberikan manfaat. Jadikan ilmu yang diperoleh selama di UPGRIP sebagai kekuatan untuk berkontribusi di tempat kerja dan di tengah masyarakat,” pesan Bukman.

Prestasi akademik turut menjadi warna dalam Yudisium dan Pelantikan Magister S2 ke-48. PPs UPGRIP memberikan penghargaan kepada enam lulusan terbaik Program Pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026.

Empat lulusan berhasil mencatatkan IPK sempurna 4,00, yakni Era Listiani, lulusan Magister Pendidikan Bahasa Inggris; Distriyanti, lulusan Magister Pendidikan Bahasa Inggris; Apriyanti, lulusan Magister Pendidikan Bahasa Inggris; serta Irwanto, lulusan Magister Manajemen Pendidikan.

Sementara itu, Melisa Kristina Simamora, lulusan Magister Pendidikan Bahasa Inggris, meraih IPK 3,98, sedangkan Eka Ajeng Purwahaningrum, lulusan Magister Manajemen, meraih IPK 3,96.

(Momen foto bersama dengan para lulusan terbaik)

Capaian tersebut menjadi salah satu bukti prestasi akademik yang lahir dari proses pendidikan di lingkungan PPs UPGRIP.

Perwakilan alumni sekaligus lulusan terbaik, Irwanto, M.Pd. menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah memberikan bimbingan selama perjalanan akademik hingga berhasil menyelesaikan pendidikan Magister Strata 2.

“Terima kasih atas bimbingan para dosen yang telah membawa kami melalui seluruh proses perjalanan akademik hingga sampai pada tahap Magister Strata 2. Tentunya ini menjadi pengalaman dan bekal yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Yudisium ke-48 menjadi bagian dari perjalanan PPs UPGRIP dalam menjalankan pendidikan tinggi yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.

Dengan pilihan program studi yang relevan, dukungan tenaga akademik, serta komitmen terhadap peningkatan mutu pembelajaran, PPs UPGRIP terus berupaya menghadirkan pendidikan magister yang mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan, dunia kerja, dan perkembangan masyarakat.

Bagi UPGRIP, lulusan berkualitas bukan hanya mereka yang berhasil menyelesaikan studi dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga mereka yang mampu mengimplementasikan ilmu, memiliki integritas, beretika, adaptif terhadap perubahan, dan memberikan kontribusi nyata.

Melalui semangat tersebut, PPs UPGRIP terus memperkuat perannya dalam mencetak SDM unggul, profesional, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus menjadi pilihan masyarakat Sumatera Selatan dan daerah lainnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

Yudisium dan Pelantikan Magister S2 ke-48 akhirnya bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan awal bagi 165 lulusan untuk membuktikan kualitas pendidikan yang telah mereka tempuh di UPGRIP melalui karya dan pengabdian nyata bagi masyarakat.