Pendidikan

Seleksi Wawancara KIP Kuliah 2026 UPGRIP Berlangsung, Camaba Ikuti Tahap Penentuan Kelayakan Penerima

×

Seleksi Wawancara KIP Kuliah 2026 UPGRIP Berlangsung, Camaba Ikuti Tahap Penentuan Kelayakan Penerima

Sebarkan artikel ini
(Wakil Rektor III UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd saat memberikan arahan kepada Camaba seleksi penerima KIP)

SumselMedia.Com, Palembang-

Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) terus membuka akses pendidikan tinggi melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2026 bagi calon mahasiswa baru (camaba).

Seleksi tes wawancara KIP Kuliah 2026 berlangsung di Gedung H, Lantai 1, UPGRIP, Kamis (20/8/2026). Tahapan ini menjadi bagian penting untuk menggali informasi mengenai latar belakang, kondisi ekonomi, motivasi, serta kesiapan calon mahasiswa.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si. di wakili oleh Wakil Rektor III UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., serta Kepala Biro OKAHALPIP UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Ian Kurniawan, M.Eng., IPM., ASEAN.Eng., para tim verifikasi/ tim pewancara KIP kuliah.

(Kepala Biro OKAHALPIP UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Ian Kurniawan, M.Eng., IPM., ASEAN.Eng., saat melakukan tes wawancara kepada Camaba peserta seleksi KIP)

Sukardi mengatakan, seleksi KIP Kuliah merupakan bentuk komitmen UPGRIP memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa berpotensi yang memiliki keterbatasan dalam pembiayaan pendidikan.

 

“UPGRIP berkomitmen memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Melalui KIP Kuliah ini, kami ingin memastikan calon mahasiswa yang memiliki potensi dan memenuhi persyaratan dapat memperoleh kesempatan berkembang melalui pendidikan tinggi,” ujar Wakil Rektor III.

Ia menjelaskan, sebelum wawancara, calon mahasiswa telah melalui tahapan pendaftaran melalui sistem KIP Kuliah Kemdiktisaintek serta seleksi dan verifikasi berkas. Setelah wawancara, proses akan dilanjutkan dengan survei kelayakan ekonomi.

(Para Camaba peserta seleksi KIP)

Menurutnya, tahapan berjenjang tersebut dilakukan agar penerima KIP Kuliah benar-benar sesuai persyaratan dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Biro OKAHALPIP UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Ian Kurniawan, M.Eng., IPM., ASEAN.Eng., mengatakan wawancara menjadi kesempatan bagi tim seleksi untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam secara langsung dari calon mahasiswa.

“Melalui wawancara, kami ingin melihat kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi dan informasi yang disampaikan calon mahasiswa. Proses ini penting untuk memastikan seleksi berjalan objektif, transparan dan tepat sasaran,” kata Ian.

Ia menambahkan, selain kondisi ekonomi, pihaknya juga melihat motivasi dan keseriusan calon mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan.

(Para Camaba peserta seleksi KIP)

“Kami berharap calon mahasiswa yang nantinya mendapatkan kesempatan melalui KIP Kuliah dapat memanfaatkannya dengan penuh tanggung jawab dan bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

UPGRIP, lanjut Ian Kurniawan, tidak hanya menyiapkan pembelajaran akademik bagi mahasiswa, tetapi juga berbagai ruang pengembangan kompetensi, karakter, organisasi, penelitian, pengabdian masyarakat, serta minat dan bakat.

“Kami ingin mahasiswa UPGRIP memiliki kompetensi, karakter dan pengalaman yang menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja serta memberikan kontribusi bagi masyarakat,” pungkas Ian.