SumselMedia.Com, Palembang-
Kiprah dosen Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) di tingkat nasional kembali mendapat perhatian. Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) UPGRIP, Dr. Arizona, M.Pd., CHt., dipercaya menjadi narasumber dalam workshop bertema “Regulasi Kecemasan dan Burnout melalui Hipnoterapi untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri, Kemampuan Public Speaking, dan Kesiapan Kerja Mahasiswa” yang digelar di Universitas Jambi.
Kegiatan yang berlangsung pada 9 September 2026 di Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Jambi tersebut diikuti sekitar 300 mahasiswa semester 5–7 bersama dosen dari berbagai bidang keilmuan.
Menariknya, peserta workshop berasal dari lima fakultas di Universitas Jambi, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum, Fakultas Pertambangan, serta Fakultas Sains dan Teknologi. Kehadiran mahasiswa lintas disiplin menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang pembelajaran yang membahas persoalan kecemasan, burnout, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, hingga kesiapan menghadapi dunia kerja.
Kegiatan ini turut dihadiri dan mendapat dukungan jajaran pimpinan Universitas Jambi, antara lain Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., serta Kepala UPABK Muhammad Ferdiansyah, S.Pd., M.Pd., Kons.
Antusiasme sekitar 300 mahasiswa terlihat sepanjang workshop. Mahasiswa semester 5–7 dinilai berada pada fase penting dalam perjalanan akademik karena mulai menghadapi berbagai tahapan menuju dunia profesional, mulai dari praktik lapangan, penyelesaian studi, pengembangan karier, hingga persiapan memasuki dunia kerja.
Meski berasal dari bidang pendidikan, kedokteran, hukum, pertambangan, serta sains dan teknologi dengan karakteristik profesi yang berbeda, mahasiswa menghadapi tantangan yang relatif sama. Mereka membutuhkan kemampuan mengelola tekanan, membangun kepercayaan diri, berkomunikasi secara efektif, berani tampil di depan publik, serta memiliki kesiapan mental dalam menghadapi tuntutan dunia profesional.

Dalam workshop tersebut, Dr. Arizona, M.Pd., CHt. mengangkat pentingnya kemampuan mahasiswa untuk mengenali, memahami, dan mengelola kecemasan serta burnout.
Menurutnya, kecemasan dan burnout yang tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, keberanian tampil di depan umum, konsentrasi, produktivitas, hingga kesiapan seseorang menghadapi lingkungan profesional.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga membutuhkan kemampuan mengelola diri, mengelola kecemasan, membangun kepercayaan diri, mampu berkomunikasi secara efektif, serta memiliki kesiapan mental untuk menghadapi dunia kerja,” ujar Dr. Arizona dalam kegiatan tersebut.
Pendekatan hipnoterapi dalam workshop diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan yang dapat membantu proses regulasi diri, relaksasi, penguatan sugesti positif, serta pembangunan keyakinan diri. Pendekatan tersebut ditempatkan sebagai bagian dari pengembangan keterampilan psikologis dan bukan sebagai pengganti layanan profesional apabila seseorang membutuhkan penanganan klinis.
Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai bagaimana membangun pola pikir positif, mengelola tekanan, meningkatkan keberanian tampil di depan publik, serta mempersiapkan diri secara lebih optimal dalam menghadapi tuntutan akademik dan profesional.
Kepercayaan kepada dosen Prodi BK UPGRIP untuk berbagi keilmuan di hadapan sekitar 300 mahasiswa lintas fakultas Universitas Jambi sekaligus memperkuat eksistensi Universitas PGRI Palembang dalam membangun jejaring akademik dan profesional di tingkat nasional.

Bagi UPGRIP, kiprah dosen di luar kampus tidak hanya menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan membawa kompetensi akademik universitas ke forum yang lebih luas.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa kompetensi dosen UPGRIP terus dikembangkan agar tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa di lingkungan internal kampus, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat akademik dan perguruan tinggi lainnya.
Khusus bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling, kegiatan tersebut menjadi gambaran luasnya ruang kontribusi keilmuan BK dalam menjawab tantangan mahasiswa dan generasi muda. Bimbingan dan Konseling tidak hanya berkaitan dengan layanan di sekolah, tetapi juga memiliki peran dalam pengembangan potensi individu, regulasi emosi, penguatan kepercayaan diri, komunikasi interpersonal, pengembangan karier, hingga kesiapan menghadapi perubahan dan tuntutan kehidupan.
Kiprah Dr. Arizona, M.Pd., CHt. juga menjadi bagian dari penguatan branding akademik Prodi BK UPGRIP sebagai program studi yang tidak hanya mencetak calon guru BK dan konselor, tetapi turut mengembangkan keilmuan dan praktik Bimbingan dan Konseling sesuai kebutuhan zaman.
Kiprah dosen Universitas PGRI Palembang di berbagai forum akademik nasional tidak terlepas dari dukungan pimpinan universitas.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Associate Professor Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., terus memberikan ruang dan dukungan kepada para dosen untuk berkembang, meningkatkan kompetensi, serta memperluas kiprah melalui berbagai kegiatan akademik, seminar, workshop, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun jejaring profesional.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik UPGRIP yang terbuka, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bagi Prodi Bimbingan dan Konseling UPGRIP, kesempatan dosen tampil dalam forum akademik nasional merupakan kebanggaan sekaligus peluang untuk memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi.
Dosen yang aktif berkiprah dalam forum akademik akan membawa pengalaman, wawasan, jejaring, dan perkembangan keilmuan baru ke lingkungan kampus. Hal tersebut pada akhirnya dapat memperkaya proses pembelajaran dan memberikan pengalaman akademik yang lebih kontekstual kepada mahasiswa.
Kegiatan di Universitas Jambi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat pertukaran keilmuan antara perguruan tinggi. Kehadiran sekitar 300 mahasiswa dari lima fakultas menunjukkan bahwa isu kecemasan, burnout, kepercayaan diri, komunikasi, dan kesiapan kerja merupakan persoalan yang relevan bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Melalui kiprah dosennya, Universitas PGRI Palembang terus menunjukkan komitmen untuk membangun ekosistem akademik yang memberikan ruang bagi dosen untuk berkembang, berjejaring, berinovasi, dan memberikan dampak nyata di tingkat nasional.
Bagi mahasiswa UPGRIP, kiprah dosen di forum nasional juga menjadi inspirasi bahwa kompetensi akademik dapat memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas perguruan tinggi.
Dengan dukungan pimpinan, penguatan kompetensi dosen, dan perluasan jejaring akademik, UPGRIP terus bergerak menjadi perguruan tinggi yang mendorong dosen berkembang dan mahasiswa menjadi insan yang berkarakter, kompeten, adaptif, percaya diri, serta siap menghadapi dunia kerja.
Dosen berkembang, mahasiswa berdaya, jejaring meluas, UPGRIP semakin berdaya saing.













