SumselMedia.Com, Palembang-
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan mulai mematangkan persiapan menyongsong puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 melalui rapat koordinasi yang membahas rangkaian kegiatan, kesiapan panitia, serta pembagian tugas guna memastikan seluruh agenda berjalan lancar.
Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah dan memperkuat sinergi seluruh panitia untuk menyukseskan peringatan yang tidak hanya menjadi momentum penghormatan terhadap profesi guru, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi, dan mendorong inovasi di dunia pendidikan., Ruang Rapat Gedung Guru, Lantai 2, Kamis (29/10/2026).
Ketua PGRI Sumatera Selatan, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si., menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026 harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat komitmen guru dalam menjalankan tugas profesional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
“Peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme, serta meneguhkan komitmen guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan perlu dipersiapkan dengan baik agar memberikan manfaat nyata bagi para guru dan dunia pendidikan,” ujar Bukman Lian.

Dalam rapat koordinasi tersebut, panitia membahas delapan agenda utama yang akan mewarnai rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026.
Kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata insan pendidikan kepada masyarakat, serta pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026 sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan dan pengabdian para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kedua kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kemanusiaan, memperkuat nilai gotong royong di kalangan anggota PGRI, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas dalam dunia pendidikan.
Selanjutnya, pembacaan Ikrar Guru Indonesia akan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen dan tanggung jawab moral para pendidik dalam menjalankan profesinya. Ikrar tersebut diharapkan mengingatkan kembali pentingnya integritas, dedikasi, dan pengabdian guru dalam membangun generasi penerus bangsa.
PGRI Sumsel juga akan memberikan perhatian terhadap pemanfaatan media pembelajaran digital. Agenda ini diarahkan untuk mendorong guru semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan berbagai platform digital guna menciptakan proses pembelajaran yang kreatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Dari sisi seni dan ekspresi, pembacaan puisi turut dimasukkan dalam rangkaian kegiatan. Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang bagi guru untuk menyampaikan pesan tentang pendidikan, pengabdian, perjuangan, serta penghormatan terhadap jasa para pendidik melalui karya sastra.

Selain itu, kegiatan best practice kepemimpinan kepala sekolah dan madrasah akan menjadi wadah berbagi pengalaman, gagasan, dan praktik baik dalam pengelolaan satuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah dan madrasah diharapkan dapat saling belajar mengenai kepemimpinan, inovasi, tata kelola, serta upaya membangun lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan webinar yang menghadirkan ruang diskusi dan pertukaran pengetahuan mengenai isu-isu strategis pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan guru sekaligus memperkuat kapasitas pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, panitia turut merencanakan kegiatan ziarah ke makam pahlawan. Agenda ini menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa tidak terlepas dari pengorbanan para pendahulu, termasuk peran guru dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan melalui pendidikan.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan bermuara pada puncak acara peringatan HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026, yang akan diisi dengan upacara peringatan, jalan santai, serta berbagai kegiatan lainnya yang akan diselenggarakan di Balai Rakyat Komplek Perkantoran PEMKAB OKUT. Upacara peringatan ini menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengabdian para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Puncak peringatan diharapkan menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan keluarga besar PGRI, memberikan apresiasi terhadap pengabdian guru, serta meneguhkan semangat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Drs. H. Lukman Haris, M.Si., menyampaikan bahwa rapat koordinasi menjadi langkah penting untuk memastikan setiap agenda memiliki penanggung jawab, perencanaan teknis, serta kesiapan pelaksanaan yang terukur.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara matang, mulai dari aspek teknis, koordinasi antarpanitia, hingga pelaksanaan setiap agenda. Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dan menjalankan tanggung jawab masing-masing agar peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026 berlangsung sukses,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan seluruh unsur PGRI dan insan pendidikan sangat diperlukan agar peringatan tersebut tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan profesionalisme guru dan kemajuan pendidikan di Sumatera Selatan.
Dengan persiapan yang terkoordinasi, PGRI Sumatera Selatan berharap peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026 dapat menjadi momentum memperkuat persatuan guru, mendorong transformasi pembelajaran, serta meneguhkan kembali peran strategis guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan guru yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki semangat pengabdian untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.













