SumselMedia.Com, Banyuasin-
Setelah sukses mendongkrak prestasi atlet disabilitas sejak 2023-2025, Nurul Fajri resmi kembali terpilih sebagai Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Banyuasin periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di Gedung NU Banyuasin, Rabu (17/12/2025).
Musorkab tersebut dihadiri langsung Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari didampingi Wakil Ketua M. Soleh, Kabiro Pemberdayaan Daerah Suwartomo, dan Kabiro Humas Sugiarto. Hadir pula mewakili Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Banyuasin Sirajuddin, S.Sos., M.Si, serta jajaran pengurus, pelatih, dan atlet NPCI Banyuasin.
Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari mengucapkan selamat atas terpilihnya Nurul Fajri dan berharap kepengurusan baru segera menyusun struktur organisasi untuk diajukan pengesahan (SK) oleh NPCI Sumsel. Ia menargetkan penyusunan kepengurusan rampung paling lambat satu pekan agar proses pelantikan dapat segera dilaksanakan.
“Kami berpesan agar selalu menjaga kekompakan. Tidak perlu muluk-muluk dalam menyusun program kerja, cukup dari yang awalnya tidak ada menjadi ada. Misalnya, mulai menghadirkan apresiasi uang pembinaan bagi atlet berprestasi, meskipun kecil,” ujarnya. Rian juga mendorong tertib organisasi melalui administrasi yang rapi, keberadaan sekretariat, dan tata kelola yang baik.
Lebih lanjut Rian berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin memberikan support kepada NPCI Banyuasin melalui pemberian dana hibah sebagaimana KONI Banyuasin tanpa adanya diskriminasi. Pasalnya, NPCI dan KONI adalah dua induk olahraga prestasi yang di kabupaten kota lainnya meraih dana hibah dalam rangka pembinaan para atlet.
Sementara itu, Kadispopar Banyuasin Sirajuddin menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap kemajuan olahraga disabilitas di Banyuasin. Ia mengapresiasi capaian NPCI Banyuasin pada Peparprov Sumsel V di Musi Banyuasin, yang berhasil meraih peringkat 13, meningkat dari peringkat 15 pada Peparprov sebelumnya di Kabupaten Lahat 2023 lalu.
“Semoga prestasi ini terus ditingkatkan. Terkait dana hibah, kami terus mendukung. Jika memungkinkan, akan dikejar pada awal 2026. Jika di awal tahun belum dapat, akan kita perjuangkan melalui APBD Perubahan,” katanya.
Sementara itu, Ketua NPCI Banyuasin terpilih Nurul Fajri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan—pengurus, pelatih, dan atlet—atas kepercayaan yang diberikan. Ia menilai dukungan penuh para atlet menjadi alasan dirinya kembali bersedia memimpin NPCI Banyuasin.
“Sebenarnya, jika ada yang mencalonkan diri, saya siap mundur karena cukup lelah. Namun karena dukungan dari seluruh atlet yang hadir kembali meminta saya, saya bersedia kembali memimpin NPCI Banyuasin,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh elemen organisasi terus menjaga kekompakan, terutama dalam memperjuangkan dukungan anggaran pemerintah demi peningkatan pembinaan dan prestasi atlet disabilitas di Kabupaten Banyuasin.













