SumselMedia.Com, Palembang-
Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Aplikasi JAMOVI dalam Pembelajaran Matematika/Analisis Data Berbasis Etnomatematika” bagi guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kabupaten Ogan Ilir.
Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, mulai 10 September hingga 8 Oktober 2025, secara hybrid (luring dan daring) dengan pusat kegiatan di Aula SMP Negeri 1 Indralaya.

Tim dosen FKIP UPGRI Palembang yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Prof. Dr. Nila Kesumawati, M.Si, Assoc. Prof. Dra. Lusiana, M.Pd, Assoc. Prof. Dra. Jumroh, M.Pd, Assoc. Prof. Dr. Rohana, M.Pd, Yunika Lestaria Ningsih, S.Si., M.Pd, Allen Marga Retta, M.Pd, dan Dr. Eka Fitri Puspa Sari, M.Pd. serta di bantu oleh 2 mahasiswa Program Studi Matematika Dina Melani dan Gina Natasya. Kegiatan ini diikuti oleh 73 guru matematika SMP se-Kabupaten Ogan Ilir.
Menurut Ketua Tim, Prof. Dr. Nila Kesumawati, M.Si kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan aplikasi statistik modern yang mudah dioperasikan, yakni JAMOVI, sekaligus mengenalkan penerapan etnomatematika dalam pembelajaran berbasis data.

“JAMOVI adalah aplikasi statistik open source yang sangat ramah pengguna. Dengan pendekatan etnomatematika, guru dapat memanfaatkan konteks budaya lokal seperti pola songket, ukuran tradisional, atau aktivitas masyarakat dalam pembelajaran matematika yang bermakna,” ujar Prof. Nila.
Pelatihan dilaksanakan dalam delapan kali pertemuan yang mencakup teori dan praktik langsung, mulai dari pengenalan dasar analisis data, penerapan etnomatematika, hingga pembuatan rancangan pembelajaran berbasis proyek menggunakan JAMOVI.
Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, demonstrasi aplikasi, diskusi kelompok, hingga evaluasi dan refleksi hasil pelatihan.
Dari hasil pelaksanaan, para guru peserta dinilai telah mampu mengoperasikan aplikasi JAMOVI untuk analisis data sederhana hingga menengah. Mereka juga dapat mengintegrasikan unsur etnomatematika ke dalam data statistik lokal sehingga pembelajaran matematika di sekolah menjadi lebih kontekstual dan menarik.

Sementara itu, salah satu peserta, guru dari SMP Negeri 2 Indralaya Utara, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini. “Kami jadi tahu bahwa analisis data tidak serumit yang dibayangkan. JAMOVI sangat membantu, apalagi dikaitkan dengan konteks budaya lokal yang membuat siswa lebih tertarik belajar,” ujarnya.
Kegiatan PkM ini juga menjadi langkah strategis untuk mempererat kerja sama antara FKIP Universitas PGRI Palembang dan MGMP Matematika Ogan Ilir dalam pengembangan inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi dan budaya. “Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan dan dapat memperkuat sinergi antara kampus dan sekolah dalam peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan,” tutup Prof. Nila.













