PGRI

............

Olahraga

Gelar Bukber, NPCI Sumsel Ingatkan Soal Dua Event Penting Pasca Idul Fitri

 

SumselMedia.Com, Palembang-

Guna meningkatkan silaturahim di momen Ramadan 1.444 H, Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel menggelar Buka Bersama (Bukber).

Digelar di Sekretariat NPCI Sumsel, acara penuh kekeluargaan ini diikuti oleh seluruh Pengurus dan Pelatih hingga karyawan-karyawati NPCI Sumsel, Minggu (2/4/2023).

Pada kesempatan tersebut, Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari menyampaikan bahwa pertama mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa 1444 H dan Perayaan Idul Fitri pada saatnya nanti. Kedua momen Ramadan ini merupakan waktu penting untuk sama-sama meningkatkan kualitas ibadah, salah satunya adalah silaturahim.

“Ketiga permohonaan maaf jika selama aktivitas organisasi ada hal-hal yang kurang berkenan untuk dimaafkan. Sebagaimana momen Ramadan ini untuk saling memaafkan dan meningkatkan silaturahim,” ujarnya.

Rian menambahkan bahwa usai Idul Fitri 1444 H nanti, NPCI Sumsel akan menghadapi dua event penting yang diharapkan menjadi perhatian serius bagi para pengurus dan pelatih.

Pertama adalah Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) X yang akan digelar di Sumsel pada 29 Juli – 4 Agustus 2023. Ini menjadi perhatian serius karena Sumsel akan menjadi tuan rumah pada multi event olahraga disabilitas pelajar terbesar Tanah Air.

“Tentu selain target prestasi juga target menjadi tuan rumah yang baik dan selalu menjunjung sportivitas dalam olahraga,” pesannya.

Kedua, NPCI Sumsel juga akan menyiapkan Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) ke-4 Sumsel yang akan digelar di Kabupaten Lahat. Ajang ini menjadi sangat penting karena melalui multi event ini akan melahirkan atlet yang akan diseleksi untuk ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) Aceh-Medan 2024 mendatang.

“Dan ajang olahraga lain yang perlu mendapat perhatian serius. Semoga apa yang menjadi harapan kita dapat tercapai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button