SumselMedia.Com, Palembang-
Komunitas Gen LIMAS binaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong peningkatan literasi keuangan generasi muda melalui program GASPOL (Gen LIMAS Peduli Sosial). Kali ini, GASPOL menyambangi Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang, Sabtu (24/10/2026), untuk mengajak para santri memahami pentingnya mengelola keuangan secara cerdas, bijak, dan sesuai prinsip syariah Islam.
Mengusung tema “Cerdas Mengelola, Bijak Memilih: Membangun Kebiasaan Finansial yang Bijak dan Tepat”, kegiatan ini menjadi upaya Gen LIMAS dalam menanamkan pemahaman keuangan sejak dini, khususnya kepada generasi muda Islam agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dihadiri para santri, perwakilan OJK Sumsel, pimpinan dan pengurus pesantren, serta anggota Gen LIMAS. Selain memberikan edukasi keuangan syariah, GASPOL juga diisi dengan kegiatan interaktif dan penyerahan donasi sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap lingkungan pendidikan.
Edukasi keuangan syariah dinilai penting untuk membekali generasi muda dengan kemampuan mengelola keuangan secara bertanggung jawab. Para santri tidak hanya perlu memahami nilai-nilai agama, tetapi juga memiliki keterampilan mengatur uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta mengenali produk keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dipandu Zilfy Landera selaku pembawa acara. Pimpinan Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang, Ustaz Dedi Mardiansyah, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya edukasi keuangan syariah bagi para santri.
“Edukasi mengenai keuangan syariah ini merupakan ilmu muamalah yang sangat berharga untuk membekali para santri agar kelak menjadi generasi yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga cerdas dan bijak dalam mengelola finansial sesuai dengan tuntunan agama,” ujarnya.
Sementara itu, President of Gen LIMAS 2026, M. Febrin Abiyyu Ilyasa, mengatakan GASPOL merupakan salah satu bentuk kontribusi komunitas dalam memperluas edukasi keuangan kepada generasi muda, termasuk di lingkungan pesantren.
“Melalui kehadiran GASPOL di lingkungan pesantren, kami berharap para santri dapat menyerap ilmu pengelolaan keuangan berbasis syariah sebagai bekal masa depan mereka. Kami sangat ingin melihat generasi muda Islam yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki literasi finansial yang kuat, cerdas mengelola, dan bijak dalam mengambil keputusan,” kata Febrin.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Asisten Manager Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Winda Dinniyah Handarini. Ia berharap edukasi keuangan syariah sejak dini dapat membentuk generasi yang cerdas secara finansial sekaligus mampu melindungi diri dari berbagai risiko dalam menggunakan produk dan layanan keuangan.
“Kami berharap pemahaman literasi keuangan syariah sejak dini ini dapat mencetak santri yang cerdas finansial, terlindungi dari risiko kerugian, sekaligus turut berkontribusi dalam mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah di Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta penyerahan donasi dan sertifikat kepada pihak pesantren oleh perwakilan Gen LIMAS bersama OJK Sumsel.
Memasuki sesi inti, para santri dibagi menjadi beberapa kelompok yang didampingi fasilitator. Mereka mengikuti edukasi bertajuk “Cerdas Mengelola, Bijak Memilih” yang membahas pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariah.
Materi disampaikan secara aplikatif agar para santri dapat memahami cara mengatur keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, menentukan skala prioritas, serta mengambil keputusan finansial secara bijak. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah istirahat, salat, dan makan (ISHOMA), suasana kegiatan semakin semarak melalui sesi interaktif berupa permainan susun kata. Selain menjadi sarana hiburan, permainan ini dirancang untuk mengasah kreativitas, membangun kerja sama tim, serta memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
Melalui GASPOL, Gen LIMAS binaan OJK Sumsel menunjukkan bahwa edukasi keuangan dapat dikemas secara menarik, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan generasi muda. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu para santri memahami bahwa kecakapan finansial merupakan bekal penting dalam merencanakan masa depan.
Gen LIMAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukatif dan sosial sebagai bagian dari upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di Sumatera Selatan. Melalui kegiatan yang menjangkau berbagai kalangan, komunitas ini berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengelola keuangan secara bertanggung jawab, cermat memilih produk keuangan, serta menerapkan prinsip keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai syariah.
Informasi mengenai berbagai kegiatan Gen LIMAS dapat diakses melalui akun Instagram resmi @gen.limas.













