SumselMedia.Com, Palembang-
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sumatera Selatan pada 2026 mencapai 75,28. Angka tersebut meningkat 0,52 poin atau sebesar 0,70 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebesar 74,76.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, menyampaikan bahwa peningkatan IPM tersebut menunjukkan adanya kemajuan pembangunan manusia di Sumatera Selatan. Hal ini tercermin dari meningkatnya seluruh dimensi pembentuk IPM, meskipun laju pertumbuhannya mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“IPM Sumatera Selatan pada 2026 mencapai 75,28, meningkat 0,52 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Selama periode 2022–2026, IPM Sumatera Selatan rata-rata tumbuh sebesar 0,95 persen per tahun,” demikian gambaran perkembangan IPM Sumatera Selatan berdasarkan data BPS yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, Kamis (5/11/2026)
Dari sisi kesehatan, umur harapan hidup bayi yang lahir pada 2026 mencapai 74,77 tahun. Angka ini meningkat 0,19 tahun dibandingkan bayi yang lahir pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk berusia 7 tahun meningkat dari 12,65 tahun pada 2025 menjadi 12,66 tahun pada 2026.
Peningkatan juga terjadi pada Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk berusia 25 tahun ke atas, dari 8,91 tahun menjadi 8,92 tahun pada periode yang sama.
“Perbaikan pada dimensi kesehatan dan pendidikan ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas pembangunan manusia di Sumatera Selatan. Meskipun kenaikannya relatif kecil, indikator tersebut tetap menunjukkan perkembangan positif,” demikian narasi berdasarkan indikator IPM BPS Sumsel.
Adapun pada dimensi standar hidup layak, yang diukur melalui rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan, tercatat meningkat sebesar Rp519 ribu atau 4,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu faktor yang mencerminkan membaiknya kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup secara layak.
Secara keseluruhan, perkembangan IPM Sumatera Selatan tahun 2026 menunjukkan tren positif pada tiga dimensi utama, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak.
Meski demikian, perlambatan pertumbuhan IPM menjadi catatan penting agar peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus diperkuat secara berkelanjutan.













