Palembang, SumselMedia.com-
Sebanyak 30 atlet disabilitas dari Provinsi Sumatera Selatan resmi dilepas menuju ajang Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Tahun 2025 yang akan digelar di Jakarta, 1–10 November 2025. Upacara pelepasan berlangsung penuh semangat di Lobi Gedung Mapolrestabes Palembang, Rabu (29/10/2025).
Para atlet tersebut akan berlaga di empat cabang olahraga, yaitu Para Atletik, Para Tenis Meja, Para Badminton, dan Para Renang. Kontingen Sumsel dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr. Harryo Sugihartono, SIK, MH selaku Ketua Kontingen.
Pelepasan dilakukan secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kurniawan Abadi, mewakili Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak datang secara instan, tetapi merupakan hasil dari latihan, kerja keras, serta dukungan semua pihak. “Keberhasilan tidak lahir begitu saja, tapi dari latihan, kedisiplinan, dan dukungan semua pihak. Jaga kekompakan, bangun suasana positif, dan terus mendampingi para atlet. Junjung sportivitas dan jaga nama baik Sumsel di ajang nasional ini,” ujarnya.
Kurniawan juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Palembang atas dukungan yang diberikan kepada para atlet disabilitas di Sumatera Selatan. “Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolrestabes Palembang yang telah memberikan perhatian dan dukungan luar biasa kepada atlet disabilitas kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kontingen Sumsel sekaligus Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr. Harryo Sugihartono, SIK, MH menyampaikan rasa bangganya dapat memimpin langsung kontingen Sumsel di ajang nasional ini. “Ini menjadi catatan tersendiri bagi saya pribadi dan jajaran. Kami berharap, siapapun nanti yang menjabat Kapolrestabes Palembang akan terus mendukung kegiatan para disabilitas di Sumsel,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet dan ofisial untuk menjaga semangat, menjunjung tinggi nilai sportivitas, dan terus berjuang hingga akhir pertandingan. “Saya berharap prestasi dapat melekat pada diri para atlet disabilitas dengan semangat sportivitas. Kepada pendamping dan ofisial, berilah semangat tinggi agar tetap on fire sejak pembukaan hingga penutupan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua NPCI Sumatera Selatan Rian Yohwari didampingi Bendahara Zulkarnain menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam persiapan tim, mulai dari tahap latihan hingga keberangkatan. “Kunci sukses atlet ada tiga: fisik, mental, dan spiritual. Meski dengan keterbatasan, sejak Januari 2025 NPCI Sumsel telah menggelar Pelatda mandiri, dilanjutkan Pelatda terpusat hingga kini. Kami yakin para atlet telah siap secara fisik dan teknik,” ujarnya.
Rian juga menekankan pentingnya menjaga mental dan spiritual dalam menghadapi kompetisi. “Saya berpesan kepada para atlet, jagalah mental dan spiritual kalian. Raih kemenangan dengan cara yang terhormat, karena sportivitas adalah kemenangan sejati,” tutupnya.
Dengan semangat “Jangan hitung yang hilang, hitunglah yang masih tersisa. Mendobrak batas, menembus keterbatasan!” para atlet Sumsel siap berjuang membawa harum nama daerah di kancah nasional.













