SumselMedia.Com, Palembang-
Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Palembang (UPGRIP), yakni Dwi Mawar Dewi, Devi Saputri, dan Arika Nurazizah, menimba pengalaman berharga melalui kegiatan magang di PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, salah satu perusahaan strategis nasional di bidang industri pupuk. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri sekaligus bentuk komitmen universitas dalam menyiapkan lulusan yang kompeten di bidang lingkungan, khususnya pada bagian Pengendalian Pencemaran Udara.
Magang ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi pengalaman berharga yang menghubungkan teori di kampus dengan praktik nyata di lapangan. Di bawah bimbingan para ahli lingkungan PT Pusri, para mahasiswa belajar langsung mengenai upaya pengendalian emisi gas buang dari proses industri, sistem pemantauan kualitas udara, serta penerapan teknologi ramah lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar kawasan industri.
“Kami belajar banyak tentang bagaimana proses industri pupuk dapat berjalan seiring dengan komitmen menjaga lingkungan. Selama magang, kami terlibat langsung dalam pemantauan kualitas udara dan memahami teknologi yang digunakan untuk mengurangi emisi gas buang,” ujar Dwi Mawar Dewi dengan antusias.

Selain memperdalam pengetahuan teknis, mahasiswa juga dilatih berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta berinteraksi dengan para profesional di bidang lingkungan yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan sistem pencemaran udara industri. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang pengelolaan lingkungan dan geografi terapan.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., menyampaikan dukungan penuhnya terhadap kegiatan magang ini. Ia menegaskan bahwa universitas berkomitmen melahirkan lulusan adaptif dan berdaya saing tinggi melalui kolaborasi nyata dengan dunia industri. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan yang relevan. Melalui magang di perusahaan besar seperti PT Pusri, mahasiswa dapat melihat langsung penerapan ilmu geografi dalam konteks industri dan lingkungan,” ujarnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Geografi, Budi Utomo, M.Sc., menambahkan bahwa kegiatan magang seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan terkini. “Kami berupaya agar mahasiswa Geografi tidak hanya memahami teori peta, cuaca, dan lingkungan di kelas, tetapi juga terjun langsung melihat bagaimana pengendalian pencemaran udara dilakukan di lapangan,” jelasnya.

PT Pusri Palembang sebagai perusahaan yang memiliki komitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di bagian Pengendalian Pencemaran Udara. Kegiatan ini meliputi pemantauan emisi dari unit produksi, pengambilan sampel udara ambien, analisis laboratorium, hingga penggunaan teknologi Continuous Emission Monitoring System (CEMS) untuk mendeteksi emisi secara real-time.
Direktur Utama PT Pusri, Maryono, menyambut baik kehadiran mahasiswa magang dari Universitas PGRI Palembang. Ia menegaskan bahwa dunia industri dan dunia pendidikan perlu berjalan beriringan agar tercipta generasi muda yang sadar lingkungan dan memiliki kemampuan teknis yang kuat. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Kami berharap pengalaman di Pusri dapat menginspirasi mereka untuk terus berinovasi dalam menjaga kelestarian bumi,” ujarnya.
Kegiatan magang ini memberi gambaran nyata kepada mahasiswa tentang bagaimana sektor industri berperan aktif dalam mitigasi dampak lingkungan. Mereka diajak memahami pentingnya penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan serta strategi pengendalian pencemaran udara sesuai standar lingkungan hidup nasional. Dengan pengalaman ini, diharapkan mahasiswa Geografi Universitas PGRI Palembang mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.
Program Studi Pendidikan Geografi UPGRIP terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan berwawasan lingkungan. Melalui kurikulum berbasis kompetensi, praktik lapangan, penelitian terapan, dan kerja sama dengan berbagai mitra strategis, mahasiswa tidak hanya belajar teori tetapi juga dibekali kemampuan praktis dan karakter profesional. Bagi calon mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap bumi, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan, Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Palembang adalah pilihan yang tepat untuk menjadi bagian dari generasi muda yang peduli dan siap berkontribusi bagi keberlanjutan Indonesia.













