Sumsel

NPCI Sumsel Inginkan Pemda Kabupaten/Kota Beri Perhatian Atlet Disabilitas Seperti Ogan Ilir

 

SumselMedia.Com, Baturaja-

Kontingen Ogan Ilir resmi dinobatkan sebagai hattrick dalam torehan juara umum Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) III Sumsel di Bumi Sebimbing Sekundang OKU, 3 hingga 12 Desember 2021.

Ogan Ilir membukukan peringkat tertinggi dengan torehan 28 medali emas, 9 perak dan 18 perunggu. Perjuangan ini mengantarkan Ogan Ilir memperoleh piala tetap juara umum Peparprov.

Ketua NPCI Sumsel Ryan Yohwari mengucapkan selamat kepada Ogan Ilir atas semua pencapaian prestasi dan mengangkat olahraga disabilitas di Ogan Ilir. Ia juga berpesan agar bagi daerah yang belum menorehkan kemenangan jangan berkecil hati.

“Ogan Ilir ini wajar Bapak dan Ibu meraih juara umum, karena sejak tahun 2016 meraih dana hibah secara terus menerus. Jadi yang belum diberikan dana hibah mohon bersabar, mudah-mudahan Pemerintah Daerahnya segera memperhatikan atlet penyandang disabilitas,” ujar Ryan Yohwari pada acara Closing Ceremony Peparprov III Sumsel di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Sabtu (11/12/2021).

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili oleh Kadispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo, PLH Bupati OKU Edward Candra MH, Sekda Ogan Ilir H Muhsin Abdullah dan perwakilan Pemda kabupaten/kota di Sumsel, Sekretaris NPCI Sumsel M Soleh, Bendahara NPCI Sumsel Zulkarnain, Ketua NPCI OKU Tarman, dan seluruh Ketua NPCI kabupaten/kota serta para tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Ryan yang juga juara dunia bulutangkis di Madrid 2011 lalu ini menyampaikan bahwa kunci sebuah organisasi olahraga adalah sistem dan input baru kemudian berbicara soal pencapaian atau atau prestasi.

Sistem adalah bagaimana mengatur tentang pembinaan organisasi hingga pembinaan prestasi sedangkan input adalah anggaran. “Memang uang bukanlah segala-galanya tapi segala-galanya butuh pembiayaan,” terangnya.

Dalam kesempatam tersebut, Ryan juga memberikan motivasi kepada para atlet agar memperhatikan tiga hal jika ingin menjadi atlet berprestasi. Pertama fisik yakni ritme latihan. Jika ingin berprestasi secara nasional, maka ritme latihan harus maksimal. Jika pulau Jawa sehari latihan tiga jam, maka setidaknya harus lima jam. Selanjutnya yang kedua spiritual dan mental. Mental tentu berkaitan dengan motivasi, dukungan dari pemerintah.

“Jadi memang kalau mau juara umum memang harus didukung itu. Ada yang ingin juara umum, tapi baju saja tidak dibelikan. Ada yang hanya diberi Rp200.000,” ujarnya dan disambut tepuk tangan oleh para tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut tak lupa Ryan Yohwari menyampaikan terima kasih kepada dukungan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah atas terselenggaranya Peparprov III Sumsel.
Begitu juga dengan dukungan Pemda OKU yang telah memfasilitasi penyelenggaraan multi event olahraga disabilitas terbesar Sumsel ini.

“Begitu juga NPCI OKU selaku tuan rumah. Biasanya penyelenggaraan itu direpotkan oleh tuan rumah. Ada yang beli atlet, lobi wasit dan sebagainya. Tapi saya salut dengan OKU karena semua atlet yang diturunkan adalah asli putra daerah dan pertandingan selalu menjunjung sportifitas,” terangnya.

Sementara itu, apresiasi disampaikan oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru yang diwakili oleh Kadispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo atas suksesnya penyelenggaran Peparprov III Sumsel di OKU.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Sumsel terus berkomitmen memberikan perhatian setara dengan atlet-atlet disabilitas. Sehingga prestasi olahraga disabilitas Sumsel terus mengharumkan nama Sumsel dilevel nasional.

“Namun kami menyadari bahwa pelayanan umum disabilitas belum maksimal. Sebut saja tangga-tangga diperkantoran yang belum ramah disabilitas,” jelasnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel dirinya mengucapkan selamat kepada para atlet yang telah berprestasi pada Peparprov III Sumsel di Kabupaten OKU.

Dalam kesempatan tersebut Ketua PB Peparprov III Sumsel yang juga PLH Bupati OKU Edward Candra MH menyampaikan selamat atas semua prestasi yang ditorehkan oleh atlet-atlet disabilitas dari kabupaten/kota di Sumsel. Dan ucapan permohonaan maaf jika selama penyelenggaraan Peparprov III Sumsel masih ada kekurangan

“Kami ucapkan selamat kepada Ogan Ilir yang meraih juara umum dan kepada semua atlet disabilitas, karena semua atlet adalah pemenang karena telah menjadi pemenang dari segala keterbatasanya,” urainya.

Senada dengan itu, Ketua NPCI OKU Tarman juga menyampaikan selamat kepada semua kontingen kabupaten/kota di Sumsel. “Terima kasih kami sempaikan PLH Bupati OKU, Ketua NPCI Sumsel dan seluruh jajaran oanigia sehingga acara ini berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button