Olahraga

Pecah Telor! NPCI Banyuasin Raih Emas dan Lampaui Target di Peparprov Sumsel V Muba

×

Pecah Telor! NPCI Banyuasin Raih Emas dan Lampaui Target di Peparprov Sumsel V Muba

Sebarkan artikel ini
(Foto Bersama usai meraih medali emas)

SumselMedia.Com, Muba-

Kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Banyuasin berhasil mencetak sejarah manis di ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan V tahun 2025 di Kabupaten Musi Banyuasin. Untuk pertama kalinya, Banyuasin berhasil pecah telor medali emas lewat atlet Andi Wijaya pada Cabang Olahraga Judo Tuna Netra kelas 60 Kg, Senin (3/11/2025) di Venue Stable Berkuda, Sekayu.

Prestasi gemilang ini menjadi kado spesial bagi kontingen Banyuasin karena berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, yakni 1 emas, 8 perak, dan 5 perunggu sementara. Capaian ini jauh lebih baik dibandingkan hasil pada Peparprov Sumsel IV di Lahat tahun 2023, di mana Banyuasin hanya mampu mengoleksi 4 perak dan 3 perunggu tanpa satu pun medali emas.

Ketua NPCI Banyuasin, Nurul Fajri, yang hadir langsung menyaksikan perjuangan atletnya bersama Sekretaris Riswan Aidil dan jajaran pengurus, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya.

“Andi Wijaya ini orangnya memiliki percaya diri yang bagus, motivasinya tinggi di bawah asuhan Coach Noval. Kebetulan beliau seorang disabilitas yang saya ajak untuk menggali potensinya. Apalagi saya lihat beliau berasal dari kalangan pra sejahtera, semoga ini menjadi jembatan menuju kesuksesan di masa depan,” ujar Nurul Fajri.

Sementara itu, Andi Wijaya mengaku kemenangan ini menjadi buah dari kerja keras dan latihan rutin yang dijalaninya selama beberapa bulan terakhir.

“Dari awal saya memang sangat semangat, latihan sampai dua kali seminggu. Atas kerja keras dan dukungan semuanya, alhamdulillah saya bisa mempersembahkan medali emas ini untuk Banyuasin,” ungkapnya penuh syukur.

Keberhasilan ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet NPCI Banyuasin untuk terus menambah raihan medali di sisa pertandingan yang masih berlangsung. Tak hanya itu, capaian ini juga menunjukkan komitmen kuat Banyuasin dalam membina atlet disabilitas menuju prestasi yang lebih tinggi.