Olahraga

Pelatda Resmi Dimulai, NPCI Sumsel Targetkan Peringkat 7 di Peparnas 2028

×

Pelatda Resmi Dimulai, NPCI Sumsel Targetkan Peringkat 7 di Peparnas 2028

Sebarkan artikel ini
(Foto bersama Launching Pelatda Peparnas XVIII 2028 NPCI Sumsel di Grand Hotel Daira Palembang)

SumselMedia.Com, Palembang-

Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Selatan resmi memulai program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sebagai langkah strategis mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVIII tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Launching Pelatda tersebut dilaksanakan di Grand Ballroom Hotel Grand Daira Hotel Palembang, Jumat sore (13/03/2026), dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, mitra strategis, pengurus olahraga, serta para atlet disabilitas.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Umum dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Selatan, Zulkarnain, SE., MM yang mewakili Gubernur Sumatera Selatan. Turut hadir Ketua NPCI Sumatera Selatan Rian Yohwari, Sekretaris NPCI Sumsel Sudarmono, Bendahara Zulkarnain, jajaran pengurus NPCI Sumsel, pengurus NPCI Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan, para pelatih, serta para atlet yang akan mengikuti program Pelatda.

Selain itu, hadir pula Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan H. Alwis Gani, SE., MM, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Wakapolrestabes) Palembang AKBP Aditya Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si., yang mewakili Kapolrestabes Palembang selaku Ketua Kontingen NPCI Sumsel pada Peparnas 2028.

Turut hadir pula Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sumsel Bidang Pemuda dan Olahraga Hendro, S.Sy, serta TGUPP Bidang Kesejahteraan Masyarakat sekaligus Pembina NPCI Sumsel Dra. Lesty Nuarani, M.Kes, jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Selatan, serta pimpinan perwakilan instansi vertikal lainnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan, serta sejumlah pimpinan instansi pemerintah, unsur TNI/Polri, dan berbagai stakeholder olahraga lainnya yang memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet disabilitas di Sumatera Selatan.

Ketua NPCI Sumatera Selatan, Rian Yohwari, menegaskan bahwa program Pelatda merupakan bagian penting dari strategi pembinaan atlet disabilitas untuk meningkatkan prestasi Sumatera Selatan di tingkat nasional.

Menurut Rian, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik semata, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan mental, fisik, dan spiritual yang seimbang.

“Modal utama atlet untuk bersaing di Peparnas adalah keseimbangan antara mental, fisik, dan spiritual. Ketiganya harus berjalan selaras agar atlet mampu tampil maksimal,” ujar Rian.

Dalam program Pelatda ini, NPCI Sumsel menyiapkan sebanyak 160 atlet disabilitas yang akan menjalani pembinaan secara intensif dan terprogram. Para atlet tersebut dipersiapkan untuk berlaga pada 13 cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan kontingen Sumatera Selatan.

Untuk meningkatkan kualitas pembinaan, NPCI Sumsel juga menerapkan sistem pelatihan yang kompetitif melalui mekanisme promosi dan degradasi bagi para atlet.

“Kami akan terus memantau perkembangan setiap atlet. Mereka yang menunjukkan peningkatan performa akan tetap dipertahankan dalam program Pelatda, sehingga atlet terus terpacu meningkatkan prestasinya,” jelasnya.

Rian menambahkan, pada ajang Peparnas XVII tahun 2024 di Solo, kontingen Sumatera Selatan berhasil menempati peringkat kesembilan klasemen akhir dengan raihan 21 medali emas, 24 medali perak, dan 37 medali perunggu. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi NPCI Sumsel untuk meningkatkan prestasi pada Peparnas berikutnya.

“Pada Peparnas 2028 nanti kami menargetkan masuk peringkat tujuh besar nasional. Dengan pembinaan yang lebih terarah melalui Pelatda ini, kami optimistis target tersebut dapat tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolrestabes Palembang AKBP Aditya Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada para atlet disabilitas yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa dalam meraih prestasi.

Menurutnya, para atlet NPCI Sumsel telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah.

“Jadikan setiap latihan sebagai langkah menuju prestasi. Terus jaga sportivitas, kebersamaan, dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” ujarnya.

Ia juga berharap para atlet dapat memanfaatkan program Pelatda ini secara maksimal sebagai persiapan menuju Peparnas 2028.

Apresiasi terhadap langkah NPCI Sumsel juga disampaikan Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan H. Alwis Gani, SE., MM. Ia menilai peluncuran Pelatda merupakan bentuk keseriusan dalam mempersiapkan atlet sejak dini untuk menghadapi ajang nasional.

“Tahun ini memang ada pemotongan anggaran dari pusat yang berdampak juga bagi NPCI Sumsel. Namun menuju 2028 nanti, kami tetap akan mendukung dengan meminta data kebutuhan yang diperlukan NPCI Sumsel untuk persiapan Peparnas,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melalui Asisten Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel Zulkarnain, SE., MM menyampaikan bahwa program Pelatda tidak hanya menjadi sarana pembinaan olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan para atlet.

“Ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat tekad para atlet dalam menghadapi Peparnas 2028,” ujarnya.

Dengan dimulainya program Pelatda ini, NPCI Sumatera Selatan optimistis dapat meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet disabilitas berprestasi di tingkat nasional.