SumselMedia.Com, Palembang-
Ancaman penipuan di sektor keuangan digital semakin mengkhawatirkan. Dalam kurun 2024 hingga 2025, tercatat 323.841 laporan penipuan dengan total kerugian mencapai Rp7,5 triliun.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Gen LIMAS sebagai komunitas binaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, untuk memperkuat pemahaman generasi muda dalam mengenali, memilih dan melindungi diri saat menggunakan layanan keuangan.
Edukasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan GESIT (Gen LIMAS Visit) x Universitas Tridinanti Palembang yang mengangkat tema “Smart Financial Choices: Kenali, Pilih, Lindungi” di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tridinanti Palembang, Kamis (11/9/2026).
Kegiatan diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tridinanti Palembang serta anggota Gen LIMAS. Hadir Manajer Senior Divisi Pengawasan PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Marissa Deviantara, yang mendampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tridinanti Palembang, Dr. Hj. Msy. Mikial, SE., M.Si., Ak., CA., CSRS, beserta jajaran.
Selain kasus penipuan, OJK juga telah menghentikan 1.556 entitas pinjaman online ilegal serta 285 penawaran investasi ilegal. Data tersebut menunjukkan bahwa kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital harus diiringi kemampuan masyarakat dalam mengenali legalitas dan memahami risiko.
Bagi mahasiswa sebagai kelompok yang aktif menggunakan teknologi digital, kemampuan tersebut menjadi semakin penting. Karena itu, GESIT dikemas bukan sekadar sebagai kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi ruang belajar yang interaktif dan dekat dengan situasi keuangan yang dihadapi generasi muda sehari-hari.
Dalam sambutannya, perwakilan Universitas Tridinanti Palembang menekankan bahwa kemudahan memperoleh berbagai layanan keuangan perlu diimbangi sikap cermat agar mahasiswa dapat mempertimbangkan manfaat dan risiko sebelum mengambil keputusan.
President of Gen LIMAS 2026, Muhammad Febrin Abiyyu Ilyasa, juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terburu-buru menentukan pilihan hanya karena sebuah layanan keuangan mudah diakses.
“Layanan keuangan semakin mudah untuk diakses, tetapi hal ini jangan sampai membuat kita salah dalam memilih layanan keuangan. Kita harus mengetahui apa yang kita butuhkan, paham risikonya, dan pastikan tetap aman dalam menggunakannya,” ujar Febrin.
Sementara itu, Marissa Deviantara dalam opening speech menyampaikan pentingnya membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak mahasiswa.
“Mahasiswa berada pada fase penting untuk mulai membangun kebiasaan dalam mengelola keuangan. Oleh karena itu, pemahaman yang diberikan sejak dini diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga generasi muda mampu menjadi konsumen jasa keuangan yang lebih bijak dan bertanggung jawab,” tegas Marissa.
Sebelum memasuki sesi utama, peserta mengikuti pre-test untuk mengetahui pemahaman awal mengenai literasi keuangan dan layanan keuangan digital.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talkshow “BEKELAKAR (Belajar Kelola Keuangan dengan Aman dan Rasional) with Gen LIMAS”. Mahasiswa diajak berbagi pengalaman sekaligus berdiskusi mengenai berbagai persoalan keuangan yang dekat dengan kehidupan mereka.
Tidak hanya membahas aspek keuangan, kegiatan juga menghadirkan sesi pengenalan produk kecantikan bersama Somethinc yang dilanjutkan dengan tanya jawab berhadiah. Sesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara yang membuat interaksi antara peserta dan penyelenggara semakin aktif.
Suasana semakin meriah melalui games “Red Flag or Green Flag?”. Dalam permainan tersebut, mahasiswa diajak mengenali berbagai situasi yang berpotensi menjadi tanda bahaya sekaligus belajar menentukan pilihan yang lebih aman dan rasional.
Setelah seluruh sesi selesai, peserta mengerjakan post-test dan post-survey sebagai bagian dari evaluasi kegiatan. Gen LIMAS juga memberikan merchandise sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Kegiatan ditutup dengan closing statement dan sesi dokumentasi bersama.
Pelaksanaan GESIT x Universitas Tridinanti Palembang menjadi bagian dari komitmen Gen LIMAS sebagai komunitas binaan OJK Sumatera Selatan dalam memperluas edukasi literasi dan inklusi keuangan di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan yang dikemas interaktif, Gen LIMAS mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan digital, tetapi juga mampu menjadi konsumen yang cerdas memilih, memahami risiko dan melindungi diri.
Gen LIMAS berkomitmen terus menghadirkan ruang edukasi yang relevan bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan di Sumatera Selatan.
Informasi mengenai kegiatan dan program Gen LIMAS dapat diakses melalui Instagram @gen.limas.













