SumselMedia.Com, Palembang-
Komitmen Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) dalam mencetak guru profesional terus diperkuat. Salah satunya melalui Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang digelar selama tiga hari, 29 Juni hingga 1 Juli 2026, di Beston Hotel Palembang.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi seluruh tahapan penyelenggaraan PPG sekaligus merumuskan berbagai rekomendasi guna meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, dan layanan program profesi guru yang diselenggarakan UPGRIP.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si. Turut hadir Wakil Rektor II Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M., Koordinator PPG Dr. Hetilaniar, M.Pd., serta Dekan FKIP Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd., para Guru Pamong, Ketua Bidang Studi dan Dosen.

Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si. menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dalam sistem penjaminan mutu penyelenggaraan PPG agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi, standar nasional, dan petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara PPG yang dipercaya pemerintah, Universitas PGRI Palembang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan profesi guru yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan, serta mampu menghasilkan guru-guru profesional yang berkompeten dan berkarakter.
“Evaluasi ini harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG. Setiap masukan dan hasil evaluasi perlu ditindaklanjuti agar program ini semakin baik serta mampu memberikan layanan pendidikan profesi yang berkualitas bagi calon guru,” ujar Rektor.
Ia juga mendorong seluruh pengelola PPG untuk terus mengembangkan dan memperluas program studi penyelenggara PPG dengan tetap memperhatikan kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta ketentuan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan.
Rektor menambahkan, peningkatan kualitas penyelenggaraan PPG merupakan bagian dari komitmen UPGRIP dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui lahirnya tenaga pendidik yang profesional, inovatif, dan siap menjawab tantangan pembelajaran di era modern.

Sementara itu, Koordinator PPG Universitas PGRI Palembang, Dr. Hetilaniar, M.Pd., menjelaskan bahwa evaluasi dilaksanakan setelah seluruh rangkaian Ujian Akhir Semester (UAS) PPG selesai.
Menurutnya, evaluasi difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu pelaksanaan pembelajaran, administrasi program, serta pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Selain itu, peserta juga menyusun laporan evaluasi dan melakukan pengisian sistem dokumentasi digital KUMON sebagai bagian dari penguatan tata kelola administrasi penyelenggaraan PPG.
“Kegiatan evaluasi ini telah dimulai sejak 29 Juni dan berakhir pada 1 Juli 2026. Seluruh peserta menyusun laporan evaluasi sekaligus melengkapi data pada sistem KUMON sebagai bentuk penguatan dokumentasi penyelenggaraan PPG,” jelas Dr. Hetilaniar, M.Pd.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari pimpinan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), pengelola PPG, administrator PPG, dosen, dan guru pamong.
Melalui evaluasi yang dilaksanakan secara komprehensif ini, Universitas PGRI Palembang berharap penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru semakin unggul dari sisi mutu akademik, tata kelola administrasi, hingga kualitas layanan kepada peserta.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi pijakan dalam penyusunan berbagai rekomendasi strategis untuk pengembangan PPG pada periode berikutnya, sekaligus memperkuat posisi Universitas PGRI Palembang sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten berkontribusi dalam mencetak guru profesional, berkualitas, dan berdaya saing demi kemajuan pendidikan Indonesia.













