SumselMedia.Com, Palembang-
Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) kembali melahirkan sarjana teknik yang siap kerja dan siap bersaing di dunia profesional melalui pelaksanaan Yudisium ke-49, yang digelar di Aula Usman Madjid, Gedung Perpustakaan Lantai 5, Rabu (4/2/2026).
Yudisium ini diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Teknik Kimia dan Teknik Elektro, dua program studi unggulan di lingkungan Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIP yang selama ini dikenal konsisten membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta penguatan karakter dan etika profesi.
Kegiatan yudisium dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan dan universitas, di antaranya Wakil Ketua BPH UPGRIP Drs. H. Djama’ani Djakfar, M.Pd., Wakil Rektor II Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M., Dekan Fakultas Teknik dan Informatika Ir. Amiwarti, S.T., M.T., Wakil Dekan Ir. Abdul Azis, S.T., M.T., para dekan, kepala UPT, dosen, serta tenaga kependidikan.

Bekal Kompetensi dan Etika Profesi
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik dan Informatika Ir. Amiwarti, S.T., M.T. menegaskan bahwa lulusan UPGRIP tidak hanya disiapkan untuk lulus secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
“Yudisium bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal perjalanan profesional. Kami membekali mahasiswa dengan ilmu, keterampilan, serta nilai moral dan integritas agar mampu bersaing dan tetap beretika,” ujarnya.
Dekan juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater dan bangga menjadi alumni Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIP, di mana pun mereka berkarya.

Wakil Rektor II UPGRIP Assoc. Prof. Dr. Yasir Arafat, S.E., M.M. menyampaikan bahwa capaian yudisium merupakan hasil sinergi antara mahasiswa, dosen, serta dukungan orang tua. Ia mendorong lulusan untuk terus belajar, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta aktif membangun jejaring alumni sebagai modal penting dalam pengembangan karier.
“Gelar akademik adalah pintu awal. Dunia kerja menuntut pembelajaran berkelanjutan, inovasi, dan kolaborasi,” ujarnya.
Perwakilan peserta yudisium, M. Elparedo Syahputra dari Program Studi Teknik Elektro, menyampaikan terima kasih kepada dosen dan sivitas akademika Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIP yang telah membekali mahasiswa dengan ilmu dan pengalaman selama menempuh studi.
“Yudisium ini menjadi awal tanggung jawab baru. Kami siap berkontribusi di dunia kerja, menjaga etika profesi, dan membawa nama baik UPGRIP,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BPH UPGRIP Drs. H. Djama’ani Djakfar, M.Pd. menekankan agar para lulusan teknik mampu berkiprah, berprestasi, dan membanggakan almamater di tengah persaingan global.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium ke-49 oleh Wakil Dekan Fakultas Teknik dan Informatika, dilanjutkan dengan pengalungan gordon oleh Dekan sebagai simbol pengukuhan sarjana teknik.
Usai prosesi resmi, acara ditutup dengan tradisi khas Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIP, yakni pemberian tanda tangan dan pemandian sarjana baru sebagai simbol kebersamaan dan kenang-kenangan, yang dilaksanakan di area parkir depan Gedung Fakultas Teknik dan Informatika.
Melalui yudisium ini, UPGRIP menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang konsisten mencetak lulusan teknik yang kompeten, berkarakter, dan siap terjun ke dunia kerja, sejalan dengan kebutuhan industri dan pembangunan daerah.













