Asah Kompetensi Mahasiswa Hadapi Era Digital, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UPGRIP Gelar Seminar Public Speaking
SumselMedia.Com, Palembang-
Komitmen Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) dalam mencetak lulusan unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman kembali ditunjukkan melalui kegiatan akademik yang inspiratif. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UPGRIP sukses menyelenggarakan Seminar Kebahasaan bertema “Public Speaking di Era Teknologi Modern”, Sabtu (20/12), bertempat di Gedung Guru Universitas PGRI Palembang.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai upaya strategis meningkatkan kompetensi kebahasaan, khususnya keterampilan berbicara di depan publik yang kini semakin erat dengan pemanfaatan teknologi digital. Seminar ini sekaligus menjadi wujud nyata pembelajaran kontekstual yang terus dikembangkan UPGRIP untuk menjawab tantangan dunia pendidikan dan komunikasi modern.

Ketua Pelaksana Seminar, Juaidah Agustina, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar kebahasaan ini dirancang untuk membekali mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan pola komunikasi masa kini.
“Public speaking di era teknologi modern tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga melalui webinar, media sosial, hingga konten multimedia. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia harus mampu menyampaikan gagasan secara efektif, komunikatif, dan bertanggung jawab di ruang publik digital,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen pembimbing, serta seluruh panitia dan peserta atas dukungan dan partisipasi aktif sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan sukses.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. Achmad Wahidy, M.Pd., menegaskan bahwa kemampuan public speaking merupakan kompetensi kunci bagi mahasiswa, baik sebagai calon pendidik, akademisi, maupun praktisi bahasa.

“Penguasaan public speaking bukan hanya soal keberanian berbicara, tetapi juga kemampuan mengelola pesan, memilih diksi yang tepat, serta memanfaatkan teknologi sebagai media komunikasi yang efektif dan profesional,” jelasnya.
Seminar kebahasaan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FKIP UPGRIP, Dr. Bayu Iswana, M.Or. Dalam sambutannya, ia menilai tema seminar sangat relevan dengan perkembangan zaman yang ditandai dengan transformasi digital di berbagai lini kehidupan.
“Mahasiswa perlu dibekali keterampilan public speaking yang sesuai dengan kebutuhan era digital. UPGRIP terus mendorong program studi untuk menghadirkan kegiatan akademik yang aplikatif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas mahasiswa,” ungkapnya.

Sebagai narasumber, seminar ini menghadirkan Riyanto, M.Pd., dosen sekaligus penyiar radio profesional. Dalam pemaparannya, ia membagikan pengalaman praktis seputar dunia public speaking, baik di lingkungan akademik maupun media siaran. Peserta dibekali materi tentang teknik vokal, artikulasi, intonasi, pengelolaan kepercayaan diri, hingga strategi menghadapi audiens di platform digital.
Seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi dan interaksi aktif dari para peserta. Melalui kegiatan ini, Universitas PGRI Palembang berharap mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia mampu menjadi komunikator yang kritis, profesional, adaptif terhadap teknologi, serta menjunjung tinggi etika berbahasa di ruang publik.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi UPGRIP sebagai kampus yang konsisten menghadirkan pendidikan berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa secara holistik.


