Pendidikan

Yudisium FEB UPGRIP ke-50, Lulusan Didorong Jadi SDM Unggul dan Berdaya Saing

×

Yudisium FEB UPGRIP ke-50, Lulusan Didorong Jadi SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
(Pengalungan gordon peserta yudisium oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis)

SumselMedia.Com, Palembang-

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) kembali mencatat momentum penting dalam perjalanan akademiknya melalui Yudisium ke-50 yang digelar di Gedung Guru PGRI Sumatera Selatan, Kamis (27/8/2026).

Yudisium ke-50 ini menjadi bukti perjalanan panjang FEB UPGRIP dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi dan bisnis, sekaligus memiliki karakter, integritas, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja dan dunia usaha.

Kegiatan ini hadiri oleh Ketua BPH UPGRIP Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H., diwakili oleh Bendahara BPH UPGRIP Dr. Reva Maria Valianti, S.E., M.Pd., M.M., Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., didampingi oleh Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Edduar Hendri, S,E, M.M., Wakil Dekan Ninin Non Ayu Salmah, S.E., M.M., Ketua GPM FEB, para Ketua Program Studi, staf, dosen dilingkungan FEB .

Dalam sambutannya, Dekan FEB UPGRIP Edduar Hendri, S.E., M.M. menyampaikan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Gelar akademik yang kita peroleh hari ini harus menjadi bekal untuk terus belajar, berkembang dan memberikan manfaat. Dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etos kerja, kemampuan berkomunikasi, kreativitas dan kemampuan beradaptasi,” ujarnya.

(Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si saat memberikan sambutan)

Ia berpesan kepada para yudisiawan agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kompetensi. Perubahan teknologi dan perkembangan dunia ekonomi dan bisnis menuntut lulusan untuk mampu melihat peluang, berinovasi serta memiliki keberanian untuk mengambil peran.

“Jaga nama baik almamater, junjung tinggi kejujuran dan integritas. Di manapun nantinya saudara bekerja maupun berkarya, bawalah nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menjadi bagian dari keluarga besar FEB dan UPGRIP,” pesannya.

Menurutnya, keberhasilan lulusan juga tidak terlepas dari dukungan orang tua dan keluarga. Karena itu, para alumni diminta untuk terus menghargai dan membalas jasa orang tua dengan prestasi serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si. menyampaikan bahwa capaian akademik harus menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar UPGRIP untuk terus meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

Ia mengungkapkan, UPGRIP baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai PTS terbaik di Palembang versi Webometrics. Capaian tersebut menjadi pengakuan sekaligus motivasi agar UPGRIP terus bergerak maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta daya saing lulusannya.

“Prestasi yang diraih UPGRIP bukanlah alasan untuk berhenti, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas. Begitu juga bagi para lulusan, apa yang diraih hari ini bukanlah akhir, tetapi menjadi awal untuk membuktikan kompetensi dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat,” ujar Bukman.

(Pemberian penghargaan lulusan terbaik oleh Wakil Rektor 1 Assoc. Prof. Dr. Dessy Wardiah, M.Pd)

Ia menegaskan, perkembangan UPGRIP tidak terlepas dari komitmen seluruh sivitas akademika dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Karena itu, para alumni diharapkan menjadi bagian dari kekuatan UPGRIP untuk semakin dikenal dan dipercaya masyarakat.

“Jadilah alumni yang membanggakan almamater. Tunjukkan bahwa lulusan UPGRIP mampu bersaing, memiliki kompetensi dan karakter, serta mampu memberikan kontribusi positif di mana pun berada,” pesannya.

UPGRIP sendiri terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, program studi, kegiatan akademik, riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga jejaring kerja sama. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada gelar, tetapi juga membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Bendahara BPH UPGRIP Dr. Reva Maria Valianti, S.E., M.Pd., M.M. turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar UPGRIP atas berbagai prestasi yang telah berhasil diraih.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa UPGRIP terus berkomitmen menjalankan peran strategis perguruan tinggi melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

(Foto bersama)

“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar UPGRIP yang terus berjuang dan memberikan yang terbaik sehingga berbagai prestasi dapat diraih. Capaian ini harus menjadi semangat untuk terus meningkatkan kualitas dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan. Ilmu yang diperoleh di kampus harus terus dikembangkan melalui pengalaman, membaca, berdiskusi, mengikuti perkembangan teknologi, serta berinteraksi dengan masyarakat.

“Jangan cepat merasa puas. Terus kembangkan ilmu, kemampuan dan pola pikir. Jaga nama baik almamater dan tunjukkan bahwa lulusan UPGRIP adalah insan intelektual yang mampu memberikan contoh serta manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Yudisium FEB UPGRIP ke-50 pun menjadi momentum penting yang mempertemukan keberhasilan akademik dengan harapan baru. Para lulusan diharapkan mampu membawa nama baik almamater sekaligus menjadi generasi yang produktif, profesional, berintegritas dan mampu menciptakan peluang di tengah perkembangan ekonomi dan dunia bisnis.

Dengan dukungan fasilitas pendidikan, tenaga akademik, pengembangan program studi, serta komitmen terhadap peningkatan mutu, UPGRIP terus membuka ruang bagi generasi muda Sumatera Selatan dan Indonesia untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Bagi para lulusan FEB, perjalanan setelah yudisium kini menjadi ruang pembuktian. Ilmu yang diperoleh selama di UPGRIP diharapkan dapat diwujudkan dalam karya, prestasi, inovasi dan kontribusi nyata bagi keluarga, dunia usaha, masyarakat, serta pembangunan daerah.