SumselMedia.Com, Palembang-
Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) kembali meneguhkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan mampu berkontribusi di tengah perkembangan sektor perikanan dan kelautan.
Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan Yudisium FPK UPGRIP yang digelar pada Senin (24/8/2026), Aula Usman Madjid Gedung Perpustakaan Lantai 5, Sebanyak 17 mahasiswa mengikuti yudisium, terdiri atas satu peserta Program Diploma III (D3) yang merupakan yudisium ke-25 dan 16 peserta Program Sarjana (S1) Ilmu Perikanan yang merupakan yudisium ke-30.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BPH UPGRIP Dr. Meilia Rosani, S.H., M.H. diwakili oleh Wakil Bendahara BPH Vera Sari, M.M., Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian M.M., M.Si diwakli oleh Wakil Rektor III Assoc. Prof. Drs. Sukardi, M.Pd. Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Dr, Indah Anggraini Yusanti, M.Si., para Dekan, Kepala Biro, Kepala UPT dilinkungan UPGRIP, Ketua Program Studi, Dosen, staf dilingkungan FPK, yudisiawan serta tamu undangan lainnya.
Dekan FPK UPGRIP Dr. Indah Anggraini Yusanti, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan berhak menyandang gelar sebagai lulusan.
Menurutnya, yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memasuki tahapan baru dalam perjalanan kehidupan, khususnya dalam mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UPGRIP.
“Selamat kepada seluruh alumni yang telah menyelesaikan pendidikan. Kami berharap ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di FPK UPGRIP dapat menjadi bekal untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dekan juga menekankan bahwa kelulusan tidak berarti berakhirnya hubungan antara alumni dengan almamater. Sebaliknya, para alumni diharapkan tetap menjadi bagian dari keluarga besar FPK UPGRIP dan terus menjalin silaturahmi dengan fakultas maupun sesama alumni.
Kehadiran alumni, lanjutnya, memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan antara almamater dan lulusan. Alumni diharapkan dapat menjadi representasi positif UPGRIP di tengah masyarakat, dunia kerja, dunia usaha, maupun berbagai bidang profesi yang digeluti.
“Jaga selalu nama baik almamater. Di mana pun berada, tunjukkan bahwa lulusan FPK UPGRIP memiliki kompetensi, karakter, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat. Kami juga berharap para alumni dapat terus berkontribusi dan bersama-sama mendukung kemajuan fakultas ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, perkembangan sektor perikanan dan kelautan yang semakin dinamis membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, inovasi, dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Karena itu, FPK UPGRIP terus berupaya mengembangkan proses pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman, sehingga lulusan memiliki bekal akademik sekaligus kemampuan untuk menghadapi tantangan di dunia kerja dan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor III UPGRIP, Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyampaikan bahwa para lulusan harus menjadikan momentum yudisium sebagai awal untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Menurutnya, dunia setelah perguruan tinggi memiliki tantangan yang berbeda. Lulusan dituntut mampu menerapkan ilmu yang dimiliki, membangun jejaring, serta memiliki semangat untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Gelar akademik bukanlah akhir dari proses belajar. Justru setelah lulus, saudara-saudara akan menghadapi dunia yang membutuhkan kemampuan, kreativitas, integritas, dan kemauan untuk terus berkembang,” pesannya.
Ia juga mengajak para alumni untuk tetap membawa nama baik UPGRIP melalui prestasi dan kontribusi positif di berbagai bidang. Hubungan antara alumni dan perguruan tinggi, menurutnya, harus terus dijaga karena alumni merupakan bagian penting dalam membangun reputasi dan kemajuan institusi.
Wakil Bendahara Badan Pengurus Harian (BPH) UPGRIP Vera Sari, M.M. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium sekaligus mengingatkan agar para lulusan terus menjaga nama baik almamater. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan harus menjadi motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kompetensi, serta berani mengambil peluang di dunia kerja maupun dunia usaha.
“Kami berharap para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Teruslah mengembangkan potensi, membangun jejaring, dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Kesuksesan alumni juga menjadi kebanggaan bagi UPGRIP dan menjadi bagian dari kemajuan almamater ke depan,” ujarnya.
perwakilan alumni, Nadia Jelly Monica, S.Pi., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen serta seluruh civitas akademika FPK UPGRIP yang telah memberikan ilmu, bimbingan, dan pengalaman selama menjalani proses pendidikan.

Ia mengatakan, perjalanan selama menjadi mahasiswa memberikan banyak pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan setelah lulus.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan civitas akademika yang telah membimbing kami. Semoga ilmu yang diberikan dapat kami manfaatkan dan kami dapat membawa nama baik almamater di mana pun kami berada,” ujarnya.
Yudisium tersebut sekaligus memperkuat posisi FPK sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di UPGRIP. Dengan pendidikan yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan zaman, UPGRIP berkomitmen menghadirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kompetensi, dan daya saing.
Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, UPGRIP juga memiliki berbagai keunggulan akademik dan prestasi institusi. Saat ini UPGRIP memiliki 38 program studi dan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Komitmen tersebut turut diperkuat dengan capaian UPGRIP yang menempati peringkat pertama perguruan tinggi di wilayah Sumbagsel dalam kinerja SINTA. Dari 308 dosen, sebanyak 135 di antaranya telah bergelar doktor. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya UPGRIP menghadirkan pendidikan berkualitas dengan dukungan tenaga pendidik yang kompeten.
Bagi FPK UPGRIP, para lulusan yang mengikuti yudisium menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut. Mereka diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia profesional yang berkontribusi dalam pengembangan sektor perikanan dan kelautan, sekaligus membawa nama baik UPGRIP di tingkat lokal, nasional hingga global.
Yudisium pun menjadi momentum untuk melepas para lulusan memasuki babak baru, dengan membawa bekal ilmu, pengalaman, karakter, dan semangat untuk terus berkarya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.













