SumselMedia.Com, Palembang-
Sebanyak 249 mahasiswa mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) Tahun Akademik 2026/2027, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIP tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi, sekaligus membangun kesiapan akademik sebelum menempuh perjalanan pendidikan di kampus.
Mengusung tema “Meningkatkan Generasi Muda yang Kritis, Kreatif, Aktif dan Inovatif”, PKKMB FTI UPGRIP tidak sekadar menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang mampu berpikir kritis, menghasilkan gagasan kreatif, aktif dalam berbagai kegiatan, serta memiliki keberanian menghadirkan inovasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Turut hadir dalam kegiatan , Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si di wakili Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., Dekan FTI UPGRIP Ir. Amiwarti, S.T., M.T, Ketua Pelaksana PKKMB sekaligus Wakil Dekan FTI UPGRIP Ir. Abdul Azis, S.T., M.T, para Ketua Program Studi, Dosen, staf dilingkungan FTI, dan peserta PKKMB
Ketua Pelaksana PKKMB FTI UPGRIP Ir. Abdul Azis, S.T., M.T. menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang sebagai pembekalan awal agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, memahami budaya akademik, serta mengetahui sistem pendidikan yang akan mereka jalani.

“PKKMB menjadi pintu pertama bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik di FTI UPGRIP. Karena itu, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kampus, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai aturan, layanan akademik, hingga berbagai fasilitas yang dapat menunjang proses perkuliahan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan sejumlah materi penting, mulai dari selayang pandang FTI UPGRIP, kode etik mahasiswa, penggunaan aplikasi dan layanan web UPGRIP, pembimbing akademik, sistem administrasi FTI, hingga peraturan akademik.
Menariknya, penyampaian materi PKKMB dilaksanakan dengan metode hybrid, memadukan pembelajaran secara langsung atau luring dengan sistem daring. Model ini sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada pola pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Dekan FTI UPGRIP Ir. Amiwarti, S.T., M.T menekankan bahwa mahasiswa yang memilih bidang teknik dan informatika memiliki peluang besar untuk berkembang di tengah kebutuhan dunia kerja yang semakin membutuhkan kompetensi teknologi, rekayasa, digitalisasi dan kemampuan memecahkan persoalan.
Karena itu, mahasiswa FTI didorong tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membangun kemampuan komunikasi, kerja sama, kreativitas, kedisiplinan dan kemampuan beradaptasi.
FTI UPGRIP sendiri menjadi salah satu lingkungan akademik yang strategis bagi generasi muda yang ingin menekuni bidang teknologi dan rekayasa. Dengan program studi seperti Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Sipil dan Informatika, mahasiswa memiliki pilihan bidang keilmuan yang dekat dengan kebutuhan pembangunan dan transformasi digital.

“Mahasiswa FTI harus mampu melihat perkembangan teknologi bukan hanya sebagai pengguna, tetapi sebagai orang yang mampu menciptakan dan mengembangkan teknologi untuk memberikan solusi bagi masyarakat,” menjadi arah yang ditekankan dalam pelaksanaan PKKMB.
Sementara itu, Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si diwakli oleh Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. menegaskan pentingnya mahasiswa menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan potensi secara menyeluruh. Menurutnya, perguruan tinggi bukan hanya tempat memperoleh gelar akademik, tetapi juga tempat membangun karakter, kompetensi, jejaring dan pengalaman.
UPGRIP terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang melalui pembelajaran, kegiatan kemahasiswaan, pengembangan kompetensi dan pemanfaatan teknologi.
Semangat tersebut sejalan dengan tema PKKMB FTI tahun ini yang menempatkan karakter kritis, kreatif, aktif dan inovatif sebagai modal penting mahasiswa menghadapi masa depan.
“Mahasiswa harus berani bermimpi besar, memiliki karakter, menguasai kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Karena setelah menyelesaikan pendidikan, mereka akan berhadapan dengan dunia yang membutuhkan lulusan yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi,” demikian pesan Rektor dalam arahannya.

Dari total 249 peserta, sebanyak 226 mahasiswa merupakan angkatan 2026, yang terdiri dari 68 mahasiswa Teknik Elektro, 23 mahasiswa Teknik Kimia, 84 mahasiswa Teknik Sipil dan 51 mahasiswa Informatika.
Sementara itu, sebanyak 23 mahasiswa merupakan angkatan 2025, terdiri dari 7 mahasiswa Teknik Elektro, 3 mahasiswa Teknik Kimia dan 13 mahasiswa Teknik Sipil.
Kegiatan PKKMB berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Selain menjadi ajang pengenalan lingkungan kampus, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan integritas sejak mahasiswa mengawali perjalanan akademiknya.
Lebih jauh, mahasiswa juga diarahkan untuk membangun hubungan yang harmonis dengan sesama mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan. Lingkungan akademik yang positif diyakini menjadi salah satu kunci untuk menciptakan proses pendidikan yang nyaman sekaligus produktif.
Dengan dukungan lingkungan akademik dan pilihan bidang keilmuan yang relevan dengan perkembangan zaman, FTI UPGRIP membuka ruang bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja dan tantangan masa depan.
Dari kampus untuk masa depan, FTI UPGRIP mendorong mahasiswa bukan hanya menjadi lulusan yang siap bekerja, tetapi generasi yang siap menciptakan karya, teknologi dan solusi.













