Pendidikan

Resmi Pimpin UM AD Palembang, Mukhtaruddin Muchsiri Siapkan Langkah Percepatan Kampus

×

Resmi Pimpin UM AD Palembang, Mukhtaruddin Muchsiri Siapkan Langkah Percepatan Kampus

Sebarkan artikel ini
(Rektor UM AD Palembang Periode 2026-2028 Berfoto Bersama Usai Pelantikan)

SumselMedia.Com, Palembang-

Dr. Ir. Mukhtaruddin Muchsiri, M.P., resmi memimpin Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UM AD) Palembang untuk periode 2026–2028. Mengawali kepemimpinannya, ia berkomitmen mempercepat pertumbuhan kampus, meningkatkan jumlah mahasiswa, serta memperkuat daya saing perguruan tinggi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

Mukhtaruddin menggantikan Heri Shatriadi, C.P., M.Kes., Ph.D., dalam pelantikan dan serah terima jabatan Rektor UM AD Palembang yang berlangsung di Ballroom Kampus UM AD Palembang, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Ishak Iskandar, M.Si.; Wakil Bendahara Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Hendro Widodo, S.Pd.I., M.Pd.; Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H.; serta Ketua Badan Pembina Harian UM AD Palembang, H. Nofrizal Nawawi, Lc., M.Pd.I., beserta jajaran.

Hadir pula Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie, S.E., M.M.; Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Dr. KH. Supadmi Kohar, M.M.; Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ir. H. Heri Amalindo, M.M.; serta mantan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M.

Tantangan Meningkatkan Jumlah Mahasiswa

Mukhtaruddin mengatakan, salah satu fokus utama kepemimpinannya adalah mendorong pertumbuhan UM AD Palembang agar semakin kompetitif dan mampu memperluas jangkauan layanan pendidikan tinggi.

Saat ini, UM AD Palembang memiliki sekitar 2.000 mahasiswa aktif. Jumlah tersebut masih terpaut cukup jauh dibandingkan Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), yang disebut telah memiliki lebih dari 10.000 mahasiswa.

Menurut Mukhtaruddin, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus pekerjaan rumah yang perlu dijawab melalui langkah-langkah strategis dan dukungan berbagai pihak.

“Kita perlu berlari semakin cepat untuk mencapai target yang telah dirancang. Dengan bimbingan dan arahan Rektor UMP Prof. Abid, serta dukungan seluruh pihak, kita optimistis dapat tumbuh bersama dan berdiri sejajar,” ujarnya.

Ia menegaskan, percepatan pengembangan kampus membutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh unsur universitas. Dengan demikian, UM AD Palembang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik bagi calon mahasiswa sekaligus memperkuat kualitas pendidikan yang diberikan.

LLDIKTI Apresiasi Transformasi UM AD Palembang

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Ishak Iskandar, M.Si., mengapresiasi perkembangan dan transformasi UM AD Palembang dalam beberapa tahun terakhir.

Ia berharap, berbagai capaian positif yang telah dirintis oleh kepemimpinan sebelumnya dapat diteruskan dan ditingkatkan oleh rektor yang baru.

Ishak mengatakan, salah satu hal yang berkesan selama dirinya menjabat Kepala LLDIKTI Wilayah II adalah prestasi mahasiswa UM AD Palembang yang setiap tahun berhasil menjadi juara Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat wilayah.

“Kita berinteraksi cukup lama dengan Rektor UM AD Palembang periode sebelumnya. Ada satu hal yang selalu saya ingat dari UM AD Palembang ini, yakni setiap tahun semenjak saya menjadi Kepala LLDIKTI Wilayah II, ada mahasiswanya yang menjadi juara Pilmapres tingkat wilayah,” ungkapnya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan oleh kepemimpinan Mukhtaruddin.

“Apa yang sudah ditorehkan oleh rektor sebelumnya, catatan baik beliau, mudah-mudahan bisa diteruskan serta ditingkatkan lagi,” katanya.

Ishak juga menyoroti transformasi UM AD Palembang yang dinilainya berlangsung dalam waktu relatif singkat. Menurutnya, perubahan dari sekolah tinggi menjadi universitas menunjukkan adanya visi pengembangan institusi yang perlu didukung seluruh civitas akademika.

“Ini menandakan bahwa pimpinan UM AD Palembang punya visi serta misi ke depan, yang insya Allah akan diiringi oleh seluruh civitas akademika UM AD Palembang,” ujarnya.

Ia menegaskan, LLDIKTI Wilayah II akan terus menjalankan perannya dalam membina dan mendorong peningkatan mutu perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta di wilayah kerjanya.

Kepada rektor baru, Ishak menyampaikan optimisme bahwa Mukhtaruddin mampu melanjutkan berbagai hal baik yang telah dicapai sekaligus memperbaiki aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Pada Rektor UM AD Palembang periode 2026–2028, saya sudah cukup kenal lama sebelum beliau menjadi rektor. Saya kira tidak dapat diragukan lagi, dan insya Allah akan bisa meneruskan apa yang sudah baik di UM AD Palembang serta memperbaiki yang kurang maksimal,” tuturnya.

Ishak juga menyampaikan apresiasi kepada Heri Shatriadi atas kontribusinya selama memimpin UM AD Palembang. Ia berharap pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum untuk memperkuat pengembangan institusi dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Heri Shatriadi: Capaian Kampus Merupakan Kerja Bersama

Di sisi lain, Heri Shatriadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama perjalanan pengabdiannya di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Ia mengungkapkan, amanah yang dijalankannya merupakan bagian dari proses panjang dalam organisasi, mulai dari menjabat sebagai ketua program studi pada 2006, kemudian wakil ketua pada 2010, hingga dipercaya memimpin UM AD Palembang.

Menurut Heri, berbagai capaian selama masa pengabdiannya tidak terlepas dari kontribusi tim dan seluruh civitas akademika.

“Insya Allah apa yang telah kita kerjakan itu adalah kerja tim, kerja bersama. Tentu tidak bisa saya berdiri sendiri, tentu akan oleng tanpa tim-tim kita yang hebat ini,” ujarnya.

Ia berharap kepemimpinan baru dapat meneruskan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing universitas.

Sebagai perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiyah, UM AD Palembang memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Melalui kepemimpinan periode 2026–2028, UM AD Palembang diharapkan semakin adaptif dan inovatif, memperkuat layanan akademik, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.

Dengan dukungan seluruh civitas akademika dan pemangku kepentingan, UM AD Palembang diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan institusi, meningkatkan daya saing, dan memperkuat kontribusinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sebagai informasi, LLDIKTI Wilayah II merupakan lembaga yang bertugas melaksanakan fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah kerjanya, yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung.