PGRI

............

Kesehatan

Akserasi Bidang Kesehatan, Pemda OKI Bakal Deklarasi UHC Oktober 2023

 

SumselMedia.com, OKI-

Dalam upaya percepatan Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Provinsi Sumatera Selatan, Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Kesehatan Masyarakat bersama BPJS Kesehatan melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Kab Ogan Komering Ilir bertempat di ruang Bende segugup III Kabupaten OKI (17/05/2023).

Pada kegiatan tersebut Wakil OKI Bupati Bapak H. M Djafar Shodiq beserta jajaran, Staf Khusus Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumatera selatan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan BPJS Kesehatan Wilayah 3 dan Kepala Kabupaten OKI BPJS Kesehatan.

Lesty Nurainy Selaku Staf Khusus Pemerintahan Provinsi Sumsel mengatakan bahwa tim ini adalah tim yang bertugas dalam percepatan pembangunan khususnya di bidang kesehatan sehingga percepatan pembangunan dapat segera diwujudkan oleh seluruh kota/kabupaten di wilayah provinsi Sumatera Selatan khususnya integrasi jaminan kesehatan ke dalam Program JKN melalui komitmen UHC.

“Kami memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk upaya percepatan UHC,”ujar Lesty.

Sementara itu Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan BPJS Kesehatan kedeputian wilayah III Juliansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk senantiasa memberikan perlindungan penuh kepada seluruh masyarakatnya ke dalam Program JKN.

Dengan kolaborasi dan dukungan kepala daerah serta para pemangku kepentingan, diharapkan bisa menghasilkan hasil positif dalam mendukung percepatan Universal Health Coverage (UHC) di wilayah Provinsi Sumatera.

Dari data yang ada tercatat jumlah cakupan peserta JKN se-provinsi Sumsel sampai dengan 01 Mei 2023 sebesar 91,31% atau sebesar 7.894.999 jiwa terhadap penduduk semester I tahun 2022 namun dibandingkan penduduk semester II tahun 2023 jumlah cakupan mencapai 90,18%.

Untuk jumlah cakupan peserta JKN di Kabupaten OKI sebesar 87, 88 atau sekitar 663.941 jiwa terhadap jumlah penduduk semester I 2022 namun dibandingkan jumlah penduduk semester II 2022 maka jumlah cakupan menjadi 86, 47 % ujar Juliansyah.
Sementara itu Djafar Shodiq selaku wakil Bupati OKI menerima dengan hangat kunjungan yang dilakukan TGUPP Provinsi Sumatera Selatan bersama BPJS Kesehatan ke Pemerintah Kabupaten OKI

“Terima kasih atas dukungan yang berikan Bapak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui kunjungan Tim TGUPP, kami segogya nya memiliki tujuan yang sama dengan provinsi Sumatera Selatan namun karena keterbatasan anggaran didaerah sehingga sampai dengan saat ini kami masih secara bertahap mendaftarkan penduduk OKI pada Program JKN. Kami selaku pemerintah kabupaten OKI akan tetap berupaya melakukan yang terbaik untuk penduduk OKI. Seperti halnya jalan rusak yang sempat viral melalui media sosial, kami sudah melakukam pengecekan secara langsung ke lapangan dan berdiskusi dengan warga setempat untuk solusi terbaik,” ujarnya.

Selanjutnya Djafar menyampaikan Kabupaten OKI membutuhkan dukungan dari provinsi untuk membantu optimalisasi jumlah cakupan peserta melalui anggaran provinsi. Dikatakan Djafar Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir berkomitmen agar Oktober 2023 Kabupaten OKI bisa mendeklarasikan UHC dengan jumlah cakupan peserta mencapai 95% melalui penambahan alokasi anggaran dari provinsi sumsel ke Kabupaten OKI sebesar Rp 6 miliar.

“Dengan adanya penambaan anggaran tersebut, percepatan UHC ini dapat kita tindaklanjuti dengan rapat koordinasi antar sektor antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten OKI sehingga UHC kabupaten OKI Oktober 2023 dapat terwujud,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button