Olahraga

Atlet PON Diminta Sabar dan Fokus Latihan, KONI Terus Perjuangkan Hak Atlet

 

SumselMedia.Com, Palembang-

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumsel meminta atlet bersabar dan tetap fokus menjalani Program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Terpusat di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Dengan fokus latihan maka akan memaksimalkan program latihan sehingga pada gilirannya mampu menunjukkan prestasi pada multi event olahraga terbesar di Tanah Papua, Oktober 2021 mendatang.

Pasalnya, Pengurus KONI Sumsel terus memperjuangkan hak atlet dan pelatih Sumsel. Salah satunya, dana pembinaan atlet dan pelatih yang akan berkompetisi di laga bergengsi tersebut.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel, proses pencairan dana pembinaan atlet dan pelatih sedang dalam proses verifikasi dan segera dicairkan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel.

“KONI Sumsel terus berjuang agar honor pembinaan atlet dan pelatih segera dicairkan. KONI juga mengapresiasi kinerja Dispora Sumsel,” kata Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin, Sabtu (31/7/2021).

Hendri meminta para atlet tetap tenang karena KONI Sumsel tidak lepas tangan dan terus memperjuangkan hak atlet, seperti dana pelatda, honor, maupun uang saku. Atlet Sumsel diminta tetap fokus mengikuti Pelatda Terpusat dan meraih hasil terbaik di PON Papua.

“Pak Gubernur Sumsel pada Launching Pelatda Berjalan pada Maret 2021 mengatakan bahwa peraih medali emas PON Papua akan diberikan bonus Rp150 juta. Nh, di Papua, kita tetap harus bisa mengukir prestasi,” kata Hendri.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo menyampaikan, dana yang akan dicairkan merupakan uang pembinaan bagi atlet dan pelatih yang akan turun di PON XX Papua.

“Dana tersebut dalam waktu dekat akan segera dicairkan dan saat ini dalam tahap verifikasi, dan setelah itu akan dicairkan oleh BPKAD Sumsel ke ke rekening KONI Sumsel,” kata Yusuf.

Untuk diketahui dana pembinaan atlet dan pelatih sesuai kategori di antaranta Utama Rp7 juta, Madya Rp4 juta, Pratama Rp2 juta dan Potensilal Rp1 juta setiap bulannya.

“Semoga dengan pencairan dana ini semakin meningkatkan semangat untuk terus berlatih menghadapi pelaksanaan PON Papua,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button