FKIP UPGRIP Mantapkan Diri Jadi Kampus Inklusif, Kupas Strategi Riset dan Jafung Bersama Guru Besar UMS
SumselMedia.Com, Palembang-
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif, produktif, dan inklusif. Hal ini ditandai melalui kegiatan Sharing Season bertajuk “Kiat Sukses: Menyusun Riset, Jafung, dan Kampus sebagai Agen Inklusif” yang digelar di Aula Ali Latif Gedung C UPGRIP, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan akademik ini menghadirkan Prof. Dr. Minsih, M.Pd, Guru Besar Bidang Pendidikan Inklusif Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang dikenal aktif dalam pengembangan riset serta implementasi pendidikan inklusif di lingkungan perguruan tinggi.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UPGRIP Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., diwakili oleh Wakil Rektor III Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. Drs. Sukardi, M.Pd.
Turut hadir dalam acara tersebut Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. Misdalina, M.Pd, Wakil Dekan I Dr. Nyiayu Fahriza Fuadiah, S.Si., M.Pd., Wakil Dekan III Dr. Bayu Iswana, M.Pd., para Ketua Program Studi S1 dan S2 Kalab, dosen dilingkungan FKIP UPGRIP.

Wakil Rektor III Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. Drs. Sukardi, M.Pd. dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang menjunjung tinggi nilai inklusivitas dan keberagaman.
“Kampus harus menjadi ruang yang ramah, adil, dan inklusif bagi seluruh sivitas akademika. Peningkatan kualitas riset dosen dan percepatan jabatan fungsional harus berjalan seiring dengan komitmen membangun budaya akademik yang berkeadilan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dra. Misdalina, M.Pd, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Sharing Season menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas dosen. Ia mendorong seluruh sivitas akademika FKIP untuk terus meningkatkan produktivitas riset, mempercepat pengembangan jabatan fungsional, serta menginternalisasi nilai-nilai inklusivitas dalam proses pembelajaran dan tata kelola kampus.

Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Arief Kuswidyanarko, M.Pd selaku moderator. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, dengan peserta yang terdiri dari dosen FKIP serta mahasiswa Program Magister Pendidikan Dasar tampak antusias mengikuti paparan materi dan sesi tanya jawab.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Minsih, M.Pd membagikan strategi praktis dalam menyusun riset yang relevan dan berdampak, penguatan portofolio jabatan fungsional dosen, serta peran strategis perguruan tinggi dalam mewujudkan pendidikan inklusif.
“Riset dan kebijakan kampus harus berpihak pada keberagaman kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Kampus inklusif bukan hanya konsep, tetapi harus hadir dalam kebijakan dan praktik nyata,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Plt. Ketua Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr. Treny Hera, S.Pd., M.Sn, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal FKIP UPGRIP dalam mengawali tahun 2026 dengan semangat kolaborasi dan penguatan budaya akademik.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan bekal strategis bagi dosen dalam menyusun riset, mengembangkan jabatan fungsional, serta memperkuat peran kampus sebagai agen inklusif yang responsif terhadap keberagaman,” ujarnya.
Kegiatan Sharing Season ini merupakan hasil kolaborasi program studi di lingkungan FKIP dan Program Magister Pendidikan Dasar Universitas PGRI Palembang. Melalui kegiatan ini, FKIP UPGRIP menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan.


