PGRI

............

Ekobis

Hotel Aryaduta Palembang Suguhkan Menu Spesial di Launching SAP7A RASA Aryaduta Grup

 

SumselMedia.Com, Palembang-

Ssbagai bentuk perayaan program keragaman masakan Indonesia, Hotel Aryaduta Grup meluncurkan program bernama “SAPTA RASA”.

Kegiatan ini dibuka serentak di seluruh Hotel Aryaduta Grup di Indonesia secara online oleh Arthur Situmeang selaku Group Director of Marketing & Communications dari Aryaduta Hotel Group, Rabu (10/5/2023).

Dikatakan Althur, SAP7A RASA merupakan simbol dari tujuh kota di mana hotel Aryaduta berada yaitu Jakarta-Tangerang, Bandung, Bali, Palembang, Pekanbaru, Medan dan Manado.

Selain itu, Sapta Rasa yang berarti tujuh rasa juga menjadi ciri khas yang kita usung untuk mewakili semua masakan yang ada di Group Aryaduta Hotel Groups dalam program baru ini yang terdiri dari : asin, manis, asam, pahit, gurih, lemak dan pedas. Di mana masing-masing hotel akan membuat cita rasa makanan khas dari masing-masing daerah dengan beberapa sentuhan special dan unik dari tujuh rasa tersebut.

“Program yang di luncurkan serentak di 7 kota ini selain untuk meningkatkan penjualan F&B juga untuk memberikan pengalaman yang terbaik dan berbeda kepada para tamu, serta mendukung kepada usaha kecil menengah yang juga merupakan bagian dari PASTI (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen) inisiatif yaitu program dari Lippo Karawaci,” ujarnya.

Sementara itu dikatakan General Manager Hotel Aryaduta Palembang Vivi Belliasari bahwa Hotel Aryaduta Palembang sebagai salah satu Hotel di kawasan Pulau Sumatera, tepatnya di Palembang juga turut dalam launching SAP7A RASA yang digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang.

Bahkan, menariknya pada pembukaan yang juga dihadiri para tamu undangan seperti ASITA, Pemprov Sumsel, Pengusaha, UMKM, para mitra serta insan pers dihadirkan Tari Silat yang di iringi oleh rumpak khas Palembang.

Ini dilakukan untuk mengawali acara ini yang di lanjutkan dengan Food Parade dari makanan 7 rasa, perkenalan masing-masing makanan yang di persembahkan oleh semua Head of Department dan juga perwakilan dari UMKM yang kita ajak untuk bekerja sama dalam kegiatan ini.

“Puncak dari acara ini sebenarnya adalah untuk memperingati Hari Kuliner Dunia atau International Culinary Day yang nanti akan jatuh di tanggal 27 Juli 2023. Oleh karenanya, Aryaduta ingin berpartisipasi dalam perhelatan dunia untuk lebih memperkenalkan kuliner luar biasa nusantara,” ujar Vivi.

Dikatakan Vivi, Launching Sapta Rasa sendiri di Aryaduta Palembang, menghadirkan tujuh makanan khas Palembang dengan mewakili 7 rasa, yakni Spicy atau pedas – Patin Kerutuk; Salty atau asin – Pindang Tulang; Sweet atau manis – Ayam Kecap; Umami atau gurih – Malbi; Sour atau asam – Brengkes Udang Tempoyak; Fat atau lemak – Mie Celor; Bitter atau pahit – Kopi Kojo.

Selain menawarkan hidangan special, Aryaduta Palembang juga aktif berperan serta dalam kegiatan yang membantu Usaha Kecil & Menengah UMKM dengan cara bersinergi untuk penyediaan minibar di dalam kamar
atau penyedia paket oleh oleh menggunakan product UKM seperti Kerupuk, Pempek, Tekwan, Sambal Lingkung serta Kopi.

“Kami harap kegiatan ini bisa bermanfaat membantu mempromosikan serta mendukung UMKM local. Selain itu kami juga mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility dengan menggelar kegiatan Cooking Class yang di ikuti oleh ibu-ibu dari TP PKK Provinsi Sumatera Selatan. Besar harapan kami agar ilmu yang di dapat bisa bermanfaat dan bisa di jadikan sebagai salah satu usaha rumahan setelah acara ini selesai,” tambah Vivi.

Vivi menjelaskan menu yang diperkenalkan nantinya akan menjadi menu signature sepanjang bulan May-July di mana juga akan disajikan pada hari International Culinary Day di bulan Juli 2023.

Untuk menikmati menu ini para tamu dapat langsung mengunjungi Restaurant kami “The Kitchen Restaurant” yang terletak di Lower Lobby floor atau dapat melakukan reservasi terlebih dahulu ke nomor berikut +62 811-7383-836.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button